KABUPATEN TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Camat Mauk, Angga Yulyantono, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat terkait video yang memperlihatkan sejumlah pegawai Kecamatan Mauk bermain PlayStation saat jam kerja. Video tersebut viral di media sosial dan menuai sorotan publik.
Angga mengatakan, dirinya meminta permohonan maaf yang disampaikan atas nama Pemkab Tangerang karena ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat peristiwa tersebut. “Saya meminta maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan terhadap video yang berkembang di media sosial yang memperlihatkan rekan kerja kami bermain PlayStation,” ucap Angga, Senin, 8 Juni 2026.
Ia juga menegaskan bahwa perangkat PlayStation yang sebelumnya berada di kantor Kecamatan Mauk telah disingkirkan. Pihaknya juga memastikan bahwa tidak akan ada lagi aktivitas bermain game di lingkungan kantor selama jam kerja.
“Iya saya pastikan PlasyStation tersebut sudah tidak ada di kantor dan saya pastikan juga ke depannya tidak ada lagi yang bermain PlayStation di kantor,” tegasnya. Menurut Angga, pihak kecamatan telah memberikan sanksi kepada Sekretaris Kecamatan (Sekcam) yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Sanksi tersebut diberikan sesuai ketentuan disiplin aparatur sipil negara sebagaimana diatur dalam PP Nomor 94 Tahun 2021.
Ia juga mengungkapkan, sanksi yang dijatuhkan berupa teguran dan hukuman disiplin karena aktivitas bermain PlayStation yang dilakukan pada jam kerja. “Namun saya berterima kasih atas kritik, saran, dan masukannya. Mudah-mudahan ini menjadi pelajaran bagi kami,” ujarnya.
Angga kembali menegaskan bahwa Kecamatan Mauk berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan publik. Pihaknya menjadikan peristiwa tersebut sebagai evaluasi bagi seluruh pegawai agar lebih disiplin dalam menjalankan tugas. “Semoga ini menjadi pelajaran bagi kami ke depannya. Kami juga mohon maaf kepada pimpinan kami,” ungkapnya.
Sebelumnya diketahui, sebuah video yang beredar di media sosial memperlihatkan sejumlah pegawai Kecamatan Mauk tengah bermain PlayStation di salah satu ruangan kantor saat jam pelayanan masih berlangsung. Dalam video lain, seorang pria yang diduga Sekcam Mauk terlihat memberikan penjelasan saat ditanya mengenai aktivitas itu.
Editor : Rostinah











