SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang mengalokasikan anggaran infrastruktur sebesar Rp608 miliar dalam Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2026.
Anggaran tersebut menjadi salah satu fokus Pemkot Serang untuk mempercepat pembangunan dan perbaikan infrastruktur di wilayah Kota Serang.
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Serang Ina Linawati mengatakan, alokasi anggaran infrastruktur dalam perubahan APBD 2026 mencapai 35,05 persen.
Angka tersebut meningkat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, meski masih di bawah ketentuan mandatory spending sebesar 40 persen.
“Untuk infrastruktur di Rp608 miliar. Ya, untuk alokasi anggaran untuk infrastruktur,” kata Ina, Kamis, 13 Agustus 2026.
Selain infrastruktur, Pemkot Serang juga mengalokasikan anggaran untuk sejumlah program strategis nasional.
Untuk program pencegahan dan percepatan penurunan stunting, anggaran yang disiapkan mencapai Rp86 miliar. Sementara itu, penanganan kemiskinan ekstrem mendapat alokasi Rp162 miliar atau 9,38 persen dari total APBD.
Di sektor pendidikan, anggaran yang dialokasikan mencapai Rp567 miliar.
Menurut Ina, anggaran tersebut setara dengan sekitar 32 persen dari APBD. Jumlah itu lebih tinggi dibandingkan ketentuan mandatory spending pendidikan yang ditetapkan sebesar 20 persen.
“Untuk fungsi pendidikan ada di angka Rp567 miliar. Kemudian fungsi pendidikan sendiri sebetulnya secara ketentuan mandatory spending-nya adalah 20 persen, tapi kita sudah di angka 32 persen,” ujarnya.
Dengan alokasi tersebut, Pemkot Serang menempatkan pembangunan infrastruktur dan pendidikan sebagai salah satu prioritas dalam RAPBD Perubahan 2026, di samping program penanganan stunting dan kemiskinan ekstrem.
Editor: Mastur Huda

