SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang merancang belanja daerah sebesar Rp1,760 triliun dalam APBD 2027. Angka tersebut sedikit lebih tinggi dibandingkan target pendapatan daerah yang diproyeksikan mencapai Rp1,758 triliun.
Dengan komposisi tersebut, rancangan APBD Kota Serang 2027 mencatat selisih sekitar Rp2 miliar antara pendapatan dan belanja daerah.
Wali Kota Serang Budi Rustandi mengatakan, penyusunan anggaran tahun depan diarahkan untuk menjaga kesinambungan pembangunan sekaligus memenuhi kebutuhan pelayanan publik.
“Kita menjaga kesinambungan pembangunan infrastruktur dasar, peningkatan layanan pendidikan dan kesehatan, penanganan banjir, perbaikan lingkungan, serta penguatan ekonomi masyarakat,” kata Budi, Kamis (22/10/2026).
Menurut Budi, besarnya anggaran harus diikuti dengan penggunaan yang sesuai kebutuhan masyarakat. Pemerintah daerah perlu memastikan program yang direncanakan dapat memberikan manfaat nyata bagi warga.
“Merespons cepat terkait kebutuhan masyarakat biar masyarakat bisa merasakan pembangunan di Kota Serang,” ujarnya.
Dalam rancangan APBD 2027, Pemkot Serang merencanakan alokasi belanja infrastruktur sebesar 31 persen dari APBD murni. Persentase tersebut meningkat dibandingkan APBD murni 2026 yang mencapai 29 persen.
Penanganan banjir, pembangunan infrastruktur dasar, dan perbaikan lingkungan menjadi sejumlah prioritas dalam perencanaan tersebut.
Selain itu, Pemkot Serang merencanakan pengembangan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Cilowong.
Agenda lainnya meliputi pengembangan kawasan pesisir dan transportasi publik ramah lingkungan. Program-program tersebut menjadi bagian dari arah pembangunan Kota Serang pada 2027.
Meski demikian, pelaksanaan seluruh agenda tersebut membutuhkan perencanaan anggaran yang terukur agar sesuai dengan kemampuan keuangan daerah dan kebutuhan pelayanan masyarakat.
Rancangan pendapatan sebesar Rp1,758 triliun dan belanja Rp1,760 triliun menjadi gambaran awal postur APBD Kota Serang 2027. Alokasi final untuk setiap program akan ditentukan melalui proses pembahasan dan penetapan anggaran daerah.
Editor: Aas Arbi












