• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Berita Utama Pemerintahan

SBY Copot Jumhur dari Ketua BNP2TKI

Redaksi by Redaksi
Selasa, 18 Maret 2014 10:09
in Pemerintahan
0
SBY Copot Jumhur dari Ketua BNP2TKI
0
SHARES
7
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

JAKARTA – Manuver M Jumhur Hidayat yang akan bergabung
dengan PDIP berujung pada pencopotan dirinya dari jabatannya di pemerintahan.
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memutuskan untuk memberhentikan Jumhur
sebagai kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja
Indonesia (BNP2TKI).

Pencopotan sosok yang akrab dengan aksi jalanan era 1990-an
itu tertuang dalam Keppres Nomor 39/M Tahun 2014 yang diteken SBY pada 11 Maret
lalu. SBY juga langsung menunjuk pengganti Jumhur. Dia adalah mantan Duta Besar
(Dubes) RI di Riyadh, Arab Saudi, Gatot Abdullah Mansyur.

Sekretaris Kabinet Dipo Alam mengatakan bahwa presiden
memiliki sejumlah pertimbangan terkait dengan pemberhentian Jumhur. Di
antaranya, pemberhentian Jumhur tersebut diputuskan dalam rangka penyegaran
organisasi. “Jumhur Hidayat sudah menjabat kepala BNP2TKI selama lebih
dari tujuh tahun,” ungkap Dipo yang dilansir jpnn.com, Senin (17/3/2014).
Dia menjelaskan, Jumhur diangkat sebagai kepala BNP2TKI pada 11 Januari 2007
berdasar Keppres Nomor 2/M Tahun 2007.

Selain itu, alasan pemberhentian adalah adanya permintaan
dari Menakertrans Muhaimin Iskandar terkait dengan pergantian pimpinan BNP2TKI.
“Sudah sejak beberapa bulan lalu (diminta, Red),” imbuh Dipo.

Sebagai informasi, kepala BNP2TKI merupakan jabatan
struktural eselon I yang sesuai dengan Undang-Undang (UU) Nomor 5 Tahun 2014 tentang
Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi pimpinan tertinggi di lembaganya. Dalam
pasal 117 ayat (1) UU 5/2014 antara lain diatur, jabatan pimpinan tinggi hanya
dapat diduduki paling lama lima tahun. Karena itu, pejabat eselon I yang sudah
lebih dari lima tahun menduduki jabatan yang sama harus dimutasi ke jabatan
lain atau diberhentikan.

Dipo melanjutkan, keppres pemberhentian tersebut berlaku
sejak ditetapkan, yaitu 11 Maret 2014. Dengan demikian, jabatan kepala BNP2TKI
harus segera diserahterimakan kepada pejabat baru yang menggantikannya.

Menyoal penunjukan Gatot sebagai pengganti Jumhur, Dipo
memaparkan, hal tersebut telah dipertimbangkan dengan baik. Salah satunya, yang
bersangkutan berpengalaman selama bertugas sebagai Dubes RI di Riyadh, konsul
jenderal RI di Jeddah, serta direktur Timur Tengah Kementerian Luar Negeri
(Kemenlu).

Pencopotan Jumhur itu memang memunculkan tudingan dilakukan
dengan nuansa politis. Sebab, beberapa hari lalu Jumhur menyatakan niatnya
untuk bergabung dengan PDIP, seteru Partai Demokrat di Pemilu 2014. Bahkan,
Jumhur pada 8 Maret lalu mendeklarasikan ormas Aliansi Rakyat Merdeka (ARM)
yang diikuti pengikutnya di sejumlah daerah untuk mendukung pencalonan capres
dari PDIP Joko Widodo alias Jokowi.

Hingga tadi malam Jumhur belum bisa dimintai konfirmasi
mengenai pencopotannya yang berbau politis itu. Melalui pesan tertulis Jumhur
hanya menyatakan permohonan maaf atas semua hal yang mungkin belum dipenuhi
selama menjabat kepala BNP2TKI. Dia juga mengatakan bahwa penggantinya, Gatot
Abdullah, memiliki kredibilitas dalam mengurus TKI.

“Insya Allah akan lebih bagus daripada saya,”
ucapnya. Jumhur juga menyampaikan terima kasih kepada Presiden SBY atas
kepercayaan selama ini. (JPNN)

Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

PDIP Targetkan 60 Kursi dari Banten

Next Post

Jaman Bilang Peluncuran Pendidikan Gratis Bukan untuk Kampanye Parpol

Next Post
Jaman Bilang Peluncuran Pendidikan Gratis Bukan untuk Kampanye Parpol

Jaman Bilang Peluncuran Pendidikan Gratis Bukan untuk Kampanye Parpol

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

BKN Mulai Jajaki Lokasi Baru untuk UPT BKN Serang

BKN Mulai Jajaki Lokasi Baru untuk UPT BKN Serang

by Nahrul Muhilmi
Kamis, 20 Agustus 2026 06:12
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Kantor Regional (Kanreg) III BKN Jawa Barat-Banten tengah menjajaki lokasi baru yang lebih representatif untuk Unit Pelaksana...

Guru PPPK Paruh Waktu Bakal Jadi Penuh Waktu, Ini Respons Dindik Lebak

Guru PPPK Paruh Waktu Bakal Jadi Penuh Waktu, Ini Respons Dindik Lebak

by Nurabidin
Rabu, 19 Agustus 2026 19:09
0

LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID — Rencana pemerintah pusat meningkatkan status guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu menjadi PPPK penuh...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.