CILEGON – Pemerintah Kota Cilegon memberikan penghargaan kepada perusahaan industri di Kota Cilegon, terkait dengan Kecelakaan Nihil (Zero Accident) serta Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (P2K3), bertempat di Grand Mangku Putra Cilegon, Rabu (30/3/2016).
Dalam penghargaan itu ditetapkan, sebanyak 40 perusahaan yang berasal dari aneka industri mendapat Penghargaan Zero Accident dan 63 perusahaan lainnya meraih penghargaan P2K3. Sementara untuk penghargaan P2K3 ini ditetapan dalam tiga kategori. Kategori perusahaan sangat baik sebanyak lima perusahaan, kategori baik 16 perusahaan, dan 42 perusahaan lainnya meraih kategori cukup.
Walikota Cilegon, Tb Iman Ariyadi dalam sambutannya mengatakan, agenda Nawacita Pemerintahan Kabinet Kerja yakni, peningkatan kualitas hidup manusia, produktivitas dan daya saing, kemandirian ekonomi dan revolusi karakter bangsa. “Untuk itu, tantangan di bidang ketenagakerjaan adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia yang akan bekerja maupun yang telah bekerja. Khususnya di bidang keselamatan dan kesehatan kerja, tantangan ini dapat dilihat dari visi K3 secara nasional,” katanya.
Walikota berharap, perusahaan-perusahaan di Kota Cilegon harus melaksanakan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), yang diintegrasikan pada setiap jenjang kerja manajemen perusahaan, sehingga dapat mewujudkan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) di tiap perusahaan.
“Ini diharapkan budaya K3 tidak hanya terlaksana di perusahaan saja tapi menjadi perwujudan budaya K3 di Kota Cilegon. Selain itu mewujudkan tenaga kerja yang berbudaya K3 sangat penting karena dapat menciptakan tenaga kerja yang bekerja aman dan sehat,” harapnya.
Diketahui, dari data BPJS secara nasional terdapat sejumlah kecelakaan kerja 105.182 kasus dengan korban 2.375 orang meninggal, salah satu penyebabnya adalah pelaksanaan dan pengawasan K3 sekaligus perilaku masyarakat industri maupun masyarakat umum masih belum optimal program K3 nya. (RB Online)
