SERANG – Membudayakan gemar membaca bukan hanya menjadi tugas pemerintah melainkan seluruh lapisan masyarakat. Oleh sebab itu antara pemerintah dan masyarakat harus saling mendukung, bersinergis, bekerja sama merapatkan barisan.
Hal ini disampiakan Plt Kepala Perpustakaan Nasional RI Dedi Junaedi pada acara Road Show Perpustakaan Nasional 2016 di Provinsi Banten yang berlangsung di kantor Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah (BPAD) Banten, Kamis (19/5). Road Show Perpustakaan Nasional 2016 mengusung tema ‘Wujudkan Indonesia Cerdas’ ini semakin menyemarakkan kegiatan ‘Banten Book Fair’ yang sedang digelar BPAD Banten hingga 23 Mei mendatang. Turut hadir Gubernur Banten Rano Karno, dan artis ibukota asal Serang Budi Doremi.
Dijelaskan Dedi, kegiatan ini merupakan bagian dari promosi perpustakaan dan gerakan gemar membaca dalam rangka mewujudkan masyarakat pembelajar sepanjang hayat. Dimana untuk mendukung eksistensi dan keberadaan perpustakaan dan pengembangan minat baca diperlukan berbagai upaya untuk memasyarakatkan perpustakaan kepada masyarakat secara lebih luas.
“Salah satunya dilakukan dalam bentuk lomba edukasi, talkshow, story telling atau talk show seperti ini dengan dialog langsung dengan masyarakat dan menghadirkan beberapa nara sumber yang berkompeten di bidangnya, salah satunya mas Budi Doremi yang juga asli warga Banten,” jelas Dedi.
Dedi melanjutkan, banyak hal yang bisa dilakukan antara perpustakaan pusat, provinsi dan kabupaten dalam rangka meningkatkan gemar membaca di masyarakat. Oleh sebab itu semuanya harus tetap satu tujuan, satukan hati untuk bersama memajukan perpustakaan sebagai wahana belajar sepanjang hayat.
“Tahun lalu kita sudah menggelar acara ini di 27 lokasi baik di provinsi maupun kabupaten dan kota. Untuk tahun 2016 ini kita sudah menggelar di 2 lokasi yaitu di Banten dan Sullteng. Visi kita sama, yaitu bersama mengembangkan perpustakaan bagi seluruh masyarakat untuk meningkatkan minat baca,” kata Dedi
Perpustakaan nasional yang sudah memasuki usianya ke-37, lanjut Dedi, sampai saat ini tidak hentinya berupaya menciptakan program budaya membaca melalui peningkatan kualitas dan kuantitas perpustakaan. Untuk memenuhi kebutuhan bahan perpustakaaan bacaan bagi masyarakat antara lain, berupa hibah mobil perpustakaan keliling, membangun perpustakaan desa. Untuk itu, Dedi berharap pembinaan minat baca di perpustakaan ini dapat ditingkatkan lagi di setiap daerah, tentunya dengan bantuan pemerintah daerah dan stakeholder lainnya
“Mudah-mudahanan dengan ini, minat baca di Banten terus tumbuh dan berkembang terutama generasi muda. Semoga kepala daerah juga bisa membantu menambah sarana dan prasarananya,” harapnya.
Sementara itu, Gubernur Banten Rano Karno menyambut baik kegiatan road show yang diadakan oleh Perpustakaan Nasional bekerja sama dengan Badan Perpustakaan Arsip Daerah melalui berbagai kegiatan pengembangan perpustakaan dan promosi untuk pembudayaan gemar membaca seperti saat ini. “Road show ini merupakan momen yang sangat strategis untuk mendukung minat masyarakat dalam memperluas wawasan dan pengetahuannya dengan membaca,” kata Gubernur.
Menurutnya, perkembangan era globalisasi dan kemajuan teknologi menuntut perpustakaan nasional untuk senantiasa mengembangkan perpustakaan. Salah satu diantaranya perpustakaan berkewajiban menyediakan buku bacaan yang berkualitas di perpustakaan secara merata di seluruh daerah khususnya di Provinsi Banten.
“Di zaman sekarang yang sudah serba digital, membaca tidak lagi terpaku pada membaca kertas karena segala informasi terkini telah tersedia di dunia maya atau internet dan media elektronik lainnya. Artinya dengan semakin mudahnya media untuk mendapatkan informasi bacaan maka sudah seharusnya kita tidak lagi terkendala dengan berbagai alasan,” pungkasnya. (ADVERTORIAL/Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Banten)










