SERANG – Tim tinju PON Banten secara intensif menjalani pemusatan pelatihan daerah (Pelatda) di sisi timur Stadion Benteng, Kota Tangerang. Empat petinju PON Banten telah memasuki program pelatda persiapan khusus (pra kompetisi). Untuk mengukur kesiapan petinju, tim pelatih berencana akan memboyong Ari Rudi cs ke Jawa Tengah (Jateng) guna melakoni laga tryout.
Manajer Tinju PON Banten Raymond Alfons mengatakan, tim pelatih akan memperbanyak latih tanding atau tryout untuk mematangkan persiapan atlet. Itu lantaran petinju Banten masih butuh banyak jam terbang untuk mengasah mental dan teknik. “Tadinya kami berencana akan turun di kejuaraan di Bandung. Tapi hingga batas yang kami tunggu, panitia tidak mengkonfirmasi ulang. Padahal ajang tersebut akan kami gunakan untuk menambah pengalaman bertanding terutama buat Ari Rudi. Hal itu berdasarkan hasil evaluasi dari kegagalan Ari Rudi di kejuaraan tinju nasional Piala Gubernur Maluku 2016, April lalu,” kata Raymond kepada Radar Banten, Selasa (31/5).
Raymond menambahkan, dengan batalnya tampil di Bandung, manajemen langsung putar otak untuk mencari alternatif lain. “Kami sudah kontak ke beberapa daerah dan hanya Jateng yang bersedia diajak tryout. Itu pun setelah lebaran nanti. Meski tryout masih lama, kami tetap akan memaksimalkan latihan, terutama fisik dan teknik,” imbuhnya.
Sementara itu, Pelatih Tinju PON Banten Suherman menyatakan, Ari dinilai tim pelatih masih kurang jam terbang bertanding sehingga kemampuan teknik dan stamina Ari tidak mengalami kemajuan signifikan. “Ari kan petinju muda dan semua petinju muda butuh banyak jam terbang. Kalau diasah terus, kami yakin Ari berpeluang menggondol medali di PON XIX Jawa Barat nanti,” ucapnya.
Dengan persiapan yang lebih lama, tim pelatih berharap kemampuan atlet lebih prima lagi saat tampil di Jateng. Karena pada tryout di nanti, Ari cs tidah hanya akan menghadapi tim PON Jateng saja, tapi juga Jawa Timur. “Petinju PON dari dua provinsi ini tampil di kelas yang diikuti petinju Banten, jadi ini kesempatan yang bagus untuk melakukan evaluasi hasil latihan saat ini,” tuturnya.
Saat ini, lanjut Suherman, empat petinju Banten sedang menjalani program latihan pra kompetisi dimana selain mendalami teknik dan taktik bertanding mereka juga mendapat menu latihan fisik untuk meningkatkan kecepatan saat bertanding. “Dalam tinju amatir kecepatan menjadi salah satu kunci utama kemenangan. Semakin dekat kompetisi kami berharap kecepatan pukulan dan gerakan petinju semakin baik. Sehingga saat pertandingan kita bisa mengumpulkan poin sebanyak mungkin,” tandasnya. (Andre AP/Radar Banten)