• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Berita Utama

Di Kabupaten Tangerang, Sampah Diubah Menjadi Briket Berbau Kopi

Redaksi by Redaksi
Kamis, 23 Juni 2016 13:25
in Berita Utama, Umum
Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar

Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar meninjau pusat pengolahan sampah teknologi hidrotermal di Pagedangan, Rabu (22/6). (Foto: Togar Harahap)

Hampir 800 ton sampah hilir mudik masuk ke Kabupaten Tangerang. Hingga tahun ini, pengolahan sampah di kota seribu industri ini menjadi masalah yang tak kunjung selesai. Kini, sebuah pengolahan sampah berteknologi hidrotermal hadir di Legok. Sampah yang bau berubah menjadi briket arang dan berbau kopi.

TOGAR HARAHAP – Kelapa Dua.

RelatedPosts

kontraktor respon cepat jalan rusak

Jalan Betonisasi Cidemang Diperbaiki Permanen

Jumat, 16 Oktober 2026 19:36
Diskomsantik Rapihkan Kabel Fiber Optik

Diskomsantik Rapihkan Kabel Fiber Optik di Alun-alun Pandeglang

Jumat, 16 Oktober 2026 19:28
calon jemaah haji Lebak

Wakil Bupati Amir Hazah Minta Calon Jemaah Haji Lebak Jaga Kesehatan dan Mental

Jumat, 16 Oktober 2026 16:46
161 Warga Serpong Lagoon Jadi Korban Air Bakteri

161 Warga Serpong Lagoon Jadi Korban Air Bakteri, Pemkot Tangsel Belum Tetapkan KLB

Jumat, 16 Oktober 2026 16:43

TANPA ragu, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar memegang briket bulat berwarna hitam. Tangannya meremas lembut benda yang diketahui berasal dari sampah rumah tangga tersebut. Bau mirip kopi menyeruak dalam bangunan pengolahan sampah berteknologi hidrotermal, kemarin. ”Baunya tidak seperti sampah dan briketnya sangat kering,” kata Zaki.

Ya, Kabupaten Tangerang menjadi daerah pertama yang pertama kalinya memiliki fasilitas pengolahan sampah ramah lingkungan menggunakan teknologi hidrotermal pertama di Indonesia. Hasil pengolahan sampah dari teknologi ini berupa bulatan sampah yang dapat digunakan sebagai bahan bakar seperti batubara. ”Teknologi ini harus terus dikembangkan,” kata dia.

Zaki yang meninjau langsung pengelolaan sampah di Kampung Carang Pulang, Kelurahan Medang, Kecamatan Pagedangan berdecak kagum. Dikatakan dia, teknologi ini dapat dijadikan contoh untuk wilayah lain, dan tentunya menjadikan solusi tentang permasalahan sampah yang ada di Kabupaten Tangerang. ”Kedepannya pengembang akan bekerja sama dengan pengembangan teknologi tersebut untuk mengatasi permasalahan sampah yang ada di Kabupaten Tangerang,” ujarnya

Hal senada disampaikan Kepala Teknologi Hidortermal Summarecon Bayu Indrawan. Pengelolaan sampah ini merupakan kerjasama operasional Summarecon dengan Sincold Tehnik Indonesia. Investasi bernilai miliaran rupiah ini digelontorkan oleh Summarecon berikut fasilitas, teknologi dan operasionalnya.

”Dari studi kelayakan hingga design engineering details (DED) sampai beroperasi. Produksi awalnya, pengolahan baru berkapasitas 25 ton per hari. Jika ini berhasil, kapasitas akan ditambah mencapai hingga 100 ton perhari,” paparnya.

Bayu menambahkan, teknologi hidrotermal prinsip kerjanya seperti cara memasak presto. Secara teknis, sambung dia, briket dihasilkan dari sampah tercampur masuk kedalam sistem, diawal proses akan ada pemilahan untuk sampah yang tidak terbakar, seperti kaca dan besi. Hal ini dilakukan karena akan mempengaruhi kualitas produk yang akan dihasilkan setelah proses.

”Di dalam reaktor hidrotermal, terjadi proses penghancuran dan pemampatan sampah dengan tekanan uap panas yang dihasilkan oleh boiler / mesin ketel uap,” katanya.

Produk yang dihasilkan setelah proses di dalam reaktor hidrotermal selama kurang lebih 30 menit, berupa padatan hitam yang apabila setelah dikeringkan memiliki nilai kalori hampir serupa dengan batubara.

”Secara sederhananya, proses hidrotermal mempersingkat waktu pembentukan batu bara yang pada umumnya ribuan tahun secara natural, dengan bantuan panas dan tekanan tinggi akan menjadikannya hanya dalam waktu yang singkat,” paparnya.

Selain sebagai briket, sambung Bayu, hasil presto sampah bisa digunakaan untuk campuran bahan semen dan hasil olahan ini memiliki nilai ekonomis bisa dijual ke pabrik semen, pembangkit listrik yang biasanya menggunakan batu bara. ”Yang paling penting ini teknologi ramah lingkungan,” katanya.

Dijelaskan dia, pengolahan sampah di Indonesia merupakan masalah yang tak kunjung selesai bahkan negara-negara maju sekalipun. Manajemen pemilahan yang buruk menjadikan sampah di Indonesia menjadi semakin sulit untuk dicarikan solusi pengolahan yang efisien dan ramah lingkungan. ”Untuk itu, kami mewujudkan ini agar hasilnya bisa dinikmati bersama,” pungkas Bayu. (*)

Tags: Kabupaten Tangerang
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Lagi, Tahanan Kabur Saat akan Menjalani Sidang

Next Post

Masyarakat Kecamatan Cibadak Diklaim Dukung Proyek Tol Serang–Panimbang

Next Post
Tol Serang-Panimbang

Masyarakat Kecamatan Cibadak Diklaim Dukung Proyek Tol Serang–Panimbang

Pemangkasan TPP ASN Cilegon

Tekan Belanja Pegawai, Ketua DPRD Cilegon Minta Pemangkasan TPP ASN Jadi Opsi Terakhir

Kamis, 15 Oktober 2026 14:24
Sekda Lebak

Pemkab Lebak Kaji Perampingan OPD

Kamis, 15 Oktober 2026 14:00
Sekolah Gratis Sasar Madrasah, Budi Prajogo Apresiasi Gubernur Banten

Sekolah Gratis Sasar Madrasah, Budi Prajogo Apresiasi Gubernur Banten

Selasa, 17 Maret 2026 14:08
Bupati Pandeglang Larang Kepala OPD Mudik Menggunakan Mobil Dinas

Bupati Pandeglang Larang Kepala OPD Mudik Menggunakan Mobil Dinas

Selasa, 17 Maret 2026 13:25
Visual Film Indonesia Disebut ‘Selevel Dunia’, Film Na Willa Bikin Warganet Penasaran

Visual Film Indonesia Disebut ‘Selevel Dunia’, Film Na Willa Bikin Warganet Penasaran

Selasa, 17 Maret 2026 14:02
Update Arus Mudik Pelabuhan Ciwandan 17 Maret 2026: Penumpang Tembus 10.987 Orang

Update Arus Mudik Pelabuhan Ciwandan 17 Maret 2026: Penumpang Tembus 10.987 Orang

Selasa, 17 Maret 2026 13:21
Rangkaian Kegiatan Sosial Chandra Asri Group Selama Ramadhan, Salurkan Bantuan Sosial dan Fasilitasi Mudik Gratis

Rangkaian Kegiatan Sosial Chandra Asri Group Selama Ramadhan, Salurkan Bantuan Sosial dan Fasilitasi Mudik Gratis

Selasa, 17 Maret 2026 13:49

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Imigrasi Serang Hadirkan Pasporia di Festival Sangga Nagara 3 Padarincang

Imigrasi Serang Hadirkan Pasporia di Festival Sangga Nagara 3 Padarincang

by Fahmi
Jumat, 16 Oktober 2026 19:52
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID — Kantor Imigrasi Kelas I TPI Serang menghadirkan layanan Pasporia dalam Festival Sangga Nagara 3 yang berlangsung di...

kontraktor respon cepat jalan rusak

Jalan Betonisasi Cidemang Diperbaiki Permanen

by Purnama Irawan
Jumat, 16 Oktober 2026 19:36
0

PANDEGLANG - CV Putra Dika selaku kontraktor pelaksana perbaikan jalan lingkungan merespon cepat permintaan dari Wakil Ketua III DPRD  M.M...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.