SERANG – Gubernur Banten Rano Karno menyatakan game Pokemon Go yang saat ini sedang banyak digemari masyarakat berpotensi dimanfaatkan aksi intelijen dan wujud dari proxy war, atau perang proxy yang artinya perang yang terjadi ketika lawan kekuatan menggunakan pihak ketiga sebagai pengganti berkelahi satu sama lain secara langsung.
“Bahaya lain, yaitu games Pokemon Go, yang berpotensi dimanfaatkan untuk aksi intelijen. Saat ini sudah mulai proxy war di Indonesia,” ungkap Rano Karno saat memberikan sambutan pada acara halal bihalal bersama Menko Polhukam, dengan Forkominda dan tokoh agama se-Provinsi Banten, di Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Curug Kota Serang, Jumat (22/7).
Sementara itu, Menko Polhukam Luhut Binsar Panjaitan kepada wartawan mengatakan, game Pokemon Go bagian dampak perkembangan teknologi yang cepat, namun ia tidak tahu motivasi dari pembuatan game tersebut.
“Sekarang ini kan teknologi berkembang cepat, kita enggak tau ini serangan apa, kita lihat kemarin ada Go-Jek, sekarang Pokemon kita tidak tahu ke depannya seperti apa lagi,” kata Luhut.
“Kita harus sikapi dengan bijak, salah satunya dengan pendidikan yang harus baik, agar masyarakat kita tidak menjadi konsumsi pesatnya teknologi, kita harus perbaiki itu,” sambung Luhut. (Fauzan Dardiri)










