PANDEGLANG – Sebanyak 28 kepala sekolah yang terpilih mengikuti program School for Principal dari Sekolah Guru Indonesia (SGI) Dompet Dhuafa mengikuti kegiatan semimiliter di Yonif 320 Badak Putih, Pandeglang.
Kegiatan ini di Yonif 320 Badak Putih merupakan salah satu rangkaian program School for Principal untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan kepala sekolah sebagai bekal untuk memimpin dan mengaderidasi para guru di tiap satuan pendidikan berupa nilai-nilai kedisiplinan, team building, dan peraturan baris-berbaris.
Diawali dengan apel pagi, kegiatan ini dipandu oleh Perwira Seksi Operasi Yonif 320 BP Kapten Putra Utama beserta 4 pelatih lainnya.
Peserta School for Principal kemudian mendapatkan pembekalan latihan berbaris, materi wawasan Nusantara dan kearifan lokal, outbond, serta kegiatan menantang lainnya yang melatih fisik dan mental kepemimpinan peserta.
“Banyak oleh-oleh yang dibawa pulang oleh para kepala sekolah dari kegiatan ini. Semoga oleh-olehnya juga bisa diterapkan di sekolah masing-masing nantinya, salah satunya meningkatkan kedispilinan di sekolah,” ungkap Mella Kurniawati, Fasilitator SGI Dompet Dhuafa, melalui siaran pers.
SGI Dompet Dhuafa menyeleksi 28 kepala SD/MI dari 12 kecamatan se-Kabupaten Pandeglang untuk mengikuti program School for Principal. Program untuk meningkatkan kapasitas kepemimpinan kepala SD/MI melalui keterampilan manajemen dan supervisi pembelajaran dengan harapan bisa menciptakan kepemimpinan sekolah dan kependidikan yang berdaya guna membangun kualitas sekolah.
School for Principal dikemas berupa pelatihan selama 3 bulan yang dilakukan setiap hari Minggu, dari 2 Oktober hingga 25 Desember 2016 yang meliputi studium generale, military super camp, dan perkuliahan dengan muatan manjemen sekolah, supervisi (penilaian kinerja guru), budaya sekolah, pengembangan kurikulum, penelitian tindakan sekolah (PTS), training for trainer, hingga wisuda. (Aas)










