SERANG,RADARBANTEN.CO.ID-Rayakan milad yang ke-6 tahun, Perkumpulan Urang Banten (PUB) galakkan program pemberantasan rentenir di Provinsi Banten, dengan menciptakan gerakan kampung bebas rentenir.
Menurut PUB, keberadaan rentenir di Provinsi Banten menimbulkan masalah yang cukup serius. Terlebih dalam beberapa waktu yang lalu, sejumlah rentenir mengeroyok seorang ustadz di Baros, Kabupaten Serang.
Ketua Harian PUB, Deden Gunawan mengatakan, di ulang tahun yang ke-6, PUB akan memfokuskan diri untuk mengadakan sejumlah kegiatan yang nyata di tengah masyarakat.
“Kita mengangkat sebuah kegiatan yang nyata tentang pemberantasan rentenir, salah satunya dengan gerakan kampung bebas rentenir dan bekerja sama dengan Dompet Dhuafa,” kata Deden saat ditemui di Sekretariat PUB Banten, di Jalan Tb Suwandi, Lingkar Sayabulu, Kota Serang, Minggu, 29 September 2024.
Deden mengaku, ke depan PUB akan mengajak institusi lainnya untuk menggalakkan pemberantasan rentenir di Provinsi Banten.
“Ke depan kita akan bersama dengan institusi lain dengan BSI. Kami juga berharap, dari Pemda sampai bisa memberikan bantuan, supaya ada model kecepatan,” kata Deden.
Menurut Deden, masyarakat yang terjerat rentenir bisa menimbulkan tindakan kriminal.
“Karena ini sangat fatal sekali orang yang terjerat oleh rentenir ini bisa menimbulkan banyak kriminal,” ucap Deden.
Deden juga menyoroti soal pengeroyokan seorang ustadz yang terjadi di Baros, Kabupaten Serang beberapa waktu lalu oleh sejumlah rentenir atau bank keliling.
“Sampai ada yang kemarin kiyai digebukin gitu ya, ini prihatin sekali kegiatan rentenir ini,” tutur Deden.
Reporter: Nahrul Muhilmi
Editor: Agung S Pambudi











