JAKARTA – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak pada 2017 tinggal beberapa bulan lagi. Menghadapi hal itu, Kapolri Jenderal Tito Karnavian mulai menyusun strategi untuk mengamankannya.
Salah satunya menggelar rapat internal seluruh jajaran pejabat utama Mabes Polri. Rapat ini digelar di Polda Metro Jaya dan dipimpin Tito bersama Wakapolri Komjen Syafruddin.
“Rapat persiapan pilkada, untuk menyusun satuan kekuatan yang dikirim ke daerah,” ucap Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar di Polda Metro Jaya usai rapat, Sabtu (29/10), seperti dilansir JawaPos.com.
Pasalnya, diketahui, pada 2017 nanti ada 101 daerah yang menggelar pesta demokrasi. Hal ini tentu menjadi atensi bagi Polri untuk mengamankannya.
Lanjut Boy menerangkan, di rapat itu juga dibahas soal rawannya ujaran kebencian di media sosial. Apalagi berkaitan dengan Pilkada 2017.
“Artinya jangan sampai ada pembiaran, jangan sampai membuat resah juga. Kita akan gunakan Cyber Crime Mabes Polri dan Polda Metro Jaya untuk tingkatkan pengawasan,” kata Boy.
Bilamana kedapatan hal yang berbau ujaran kebencian, maka lanjut Boy, mereka akan menindak pelakunya.
“Apabila ada hal yang kelewat batas, maka akan ditindak sesuai pasalnya, ada UU ITE dan KUHP,” sambung dia. (elf/JPG)









