SERANG – Organisasi Mahasiswa sudah sepatutnya menjadi mitra untuk Pemerintah. Hal itu dilakukan agar pengawasan kepada pemerintah tetap dijalankan oleh organisasi kemahasiswaan.
Pernyataan tersebut mencuat saat Pelantikan dan Launching Sekolah Idiologi Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Serang di PW NU Provinsi Banten, Kemang, Kota Serang, Minggu (15/1).
Ketua Ikatan Alumni PMII Kota Serang Roes’an mengatakan, PMII sudah saatnya berada bersama rakyat agar semua kebijakan Pemkot Serang bisa dikawal dengan baik. Menurutnya, masih ada sejumlah persoalan yang harus dilakukan oleh PC PMII Kota Serang di antaranya pendampingan gizi buruk dan pengawalan pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Serang sehingga proses pembangunannya sesuai prosedur dan berdasarkan target.
“Pemerintah juga kan tidak bisa mengcover semuanya, harus dibantu oleh semua kalangan apalagi PMII Kota Serang, sebagai kaum terpelajar harus sudah mulai berani membantu Pemkot dalam menjalankan program yang pro rakyat,” katanya.
Sementara itu, Sekretaris Umum PC PMII Kota Serang Abdul Rahman Ahdori mengatakan pihaknya siap bersinergi dengan pemerintah, selagi kebijakan itu baik untuk warga Kota Serang, PC PMII akan berada di garda terdepan membantu Pemkot Serang menjalankan program kerja.
“Sebelumnya kami juga telah melakukan advokasi ke daerah Kasemen, hasilnya adalah banyak warga di Kasemen yang hidup dibawah garis kemiskinan, ini sedang kami coba gagas agar kami juga bisa membantu mereka minimal kami bantu bagaimana pemberdayaan ekonomi agar penghasilan mereka meningkat,” tuturnya.
Diketahui, hadir pada kegiatan tersebut ketua PB PMII Aminudin Ma’ruf, Ketua IKA PMII Kota Serang, M. Roesan, Ketua Mabincab PMII Kota Serang Heri Sanjaya, Ketua Pembina IKA PMII Provinsi Banten, KH. Amas Tajuddin, Ketua PC PMII Kota serang Abdul Rozak, Ketua PKC PMII Banten, Mukhtar Ansori Attijani dan Ketua PW NU Banten Prof. Dr. Shaleh Hidayat. (Adef)








