slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama Umum

Love Story: Untung Enggak jadi Rujuk

Redaksi by Redaksi
17-01-2017 10:32:39
in Umum
Love Story

Ilustrasi Love Story (Dok: RB)

Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

MENJALANI hidup dengan kondisi sempurna tentu menjadi keinginan semua orang, baik kesempurnaan secara fisik dengan segala fungsinya dan kesempurnaan hidup dalam rumah tangga. Namun, apa mau dikata, kehendak Tuhan sebagai Sang Pencipta, kadang tidak mampu diterima akal manusia. Ketidaksempurnaan hidup harus diterima Somat (32), bukan nama sebenarnya. Somat yang memiliki gangguan pendengaran (tunarungu) harus menerima kenyataan dengan lapang dada bahwa Iis (28), bukan nama sebenarnya, janda beranak satu ini harus kembali ke pangkuan mantan suaminya.

Kebahagiaan dalam bahtera rumah tangga yang Somat jalani dengan Iis harus kandas karena munculnya mantan suami Iis yang ingin mengajak rujuk dan hidup sebagai keluarga seperti tiga tahun lalu. Sebelum resmi dinikahi, Somat mengaku sudah mengetahui bahwa Iis sudah menjadi janda satu tahun sebelum ia pinang.

Baca Juga :

Love Story: Memilih Calon Suami Bikin Galau

Love Story: Tak Setia Mata tapi Setia Hati

Love Story: Kebanyakan Masa Bodoh, Suaminya Selingkuh Deh

Love Story: Tak Percaya tapi Selingkuh Juga

“Iya, memang Iis juga cerita kalau ia sudah diceraikan secara lisan oleh mantan suaminya sejak sebelas bulan lalu sebelum kami bertemu,” katanya.

Perangainya yang baik, menjadi salah satu alasan Somat tidak pikir panjang untuk menikahi janda satu anak ini. Selain tidak tahan melajang selama 30 tahun, Somat berpikir tidak mudah mencari teman hidup yang menerima dirinya apa adanya. Karena ia mengaku sudah mengalami gangguan pendengaran sejak usianya sepuluh tahun.

Soal perceraian, Somat pun mengaku tidak paham betul karena tidak mengenyam pendidikan sejak sekolah dasar. Yang ia tahu, jika sudah ada kata cerai ya berarti bisa dinikahi orang lain.

“Namanya orang enggak sekolah kan mana ngerti soal begituan. Saya tahunya kalau sudah ada kata cerai ya sudah pisah. Toh dia (Iis-red) pun bersedia kok saya nikahi, jadi ya langsung iktikad deh buat menikah,” terang penyuplai opak di Pasar Tradisional Baros, Ciomas, dan Pandeglang yang berdomisili di Pandeglang ini.

Singkat cerita, tanpa menghiraukan status perceraian Iis, Somat pun bermaksud menikahi Iis. Ia yakin dengan sikap Iis pada dirinya yang seolah memberi sinyal bersedia. Somat pun siap menanggung risiko atas pernikahannya. Hubungan Somat dengan Aria (5), bukan nama sebenarnya, anak pertama dari pernikahan Iis yang pertama pun terbilang baik dan cepat akrab.

Setelah satu bulan menjalani pendekatan keduanya pun resmi menikah. Hari-hari setelah menikah dirasa bahagia oleh Somat karena ia merasakan sensasi berbeda ketika melepas keperjakaan, ya meskipun Iis seorang janda dan lebih dulu punya pengalaman itu bukan soal.

“Pacaran aja saya enggak pernah, pasti ngerasain sensasi berbeda. Awalnya emang canggung tetapi lama-kelamaan biasa hehe,” aku Somat sambil senyum-senyum mengingat aksi setelah melepas lajang.

Tiga bulan setelah menikah, Iis tidak lagi hanya menjadi pembuat opak, tetapi juga ikut membantu menemani Somat menyuplai opak ke para penjual di pasar-pasar tradisional sekitar Pandeglang sampai Padarincang. Dengan mengendarai motor matik keluaran 2014 milik Iis, menjadi saksi dari perjalanan sepikul sepenanggungan yang menjadi warna dalam rumah tangga Somat dan Iis.

“Saya sangat bersyukur, karena memiliki istri yang terima saya apa adanya dan juga mau membantu sama-sama mencari penghasilan,” katanya.

Namun, siapa sangka, setahun berlalu, hidup bersama harus diganggu dengan kehadiran mantan suami Iis yang ingin mengajak rujuk. Mantan suaminya itu berdalih kalau Iis masih menjadi istrinya karena tidak ada surat perceraian yang sah.

Somat yang tidak paham soal perkara perceraian pun kebingungan untuk menangani masalah dari mantan suami sang istrinya itu. “Ya saya enggak nyangkalah Kang, kok tiba-tiba mantan suaminya itu ngaku-ngaku masih jadi suami Iis yang sah. Bingung, soalnya saya tidak paham soal masalah begituan,” terangnya sambil menggaruk kepala dengan tangan kanannya.

Karena tidak paham soal perceraian, Somat akhirnya meminta tolong kepada saudara untuk mengurus masalahnya. Namun, Somat mengalami kebuntuan karena memang tidak ada surat perceraian yang sah antara Iis dan mantan suaminya.

Diceritakan Somat, Iis pun merasa bersalah dan bingung karena sama-sama tidak paham soal perceraian. “Ya karena sama-sama enggak ngerti ya kita kebingungan gimana mengatasi masalah ini,” katanya.

Mantan suami Iis yang tidak terima dengan pernikahan Somat dan mantan istrinya itu semakin hari semakin menjadi dan mulai mengancam Iis. Jika tidak menceraikan Somat dan rujuk dengannya, akan merusak rumah tangga Somat dengan Iis sampai berantakan dan akan mengambil anaknya dengan cara paksa.

Karena khawatir keselamatan Iis dan anak tirinya, Somat pun akhirnya memutuskan tidak tinggal satu rumah dengan Iis sampai waktu aman dari ancaman mantan suami Iis. Namun, berkat bantuan dari kerabat, setelah tidak satu rumah selama tiga bulan, Somat dan Iis akhirnya kembali hidup bersama tanpa ada gangguan dari mantan suami Iis lagi.

“Iya alhamdulillah, masalahnya bisa selesai. dan mantan suaminya itu bisa menerima keputusannya bahwa Iis telah sah bercerai dengannya dan sudah sah jadi istri saya,” pungkasnya.

Oh gitu Kang. Ada baiknya lain kali kalau mau kawin, pelajari dulu bibit, bebet, bobot, dan hukum menikah. Jangan asal samber aja, hehe. (Wivy-Zetizen/Radar Banten)

Tags: Love Story Januari
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

13 Perusahaan di Banten Dapat Rapor Merah

Next Post

Uang Baru Belum Bisa Disetor ke ATM Setor Tunai

Related Posts

Love Story
Berita Utama

Love Story: Memilih Calon Suami Bikin Galau

by Redaksi
Selasa, 31 Januari 2017 10:33

MENDEKATI hari pernikahan yang tinggal seminggu lagi, Noni (25), bukan nama sebenarnya, dibikin gamang. Masalahnya, perempuan berkulit putih dan berwajah...

Read moreDetails

Love Story: Tak Setia Mata tapi Setia Hati

Love Story: Kebanyakan Masa Bodoh, Suaminya Selingkuh Deh

Love Story: Tak Percaya tapi Selingkuh Juga

Love Story: Banyak Warisan, Sedikit-sedikit Ngancam

Love Story: Istri Main Sendiri, Curiga Diselingkuhi

Love Story: Istriku Sayang, Istriku Garang

Love Story: Salah Satu Kali, Cemberutnya Acap Kali

Love Story: Biar Banyak Utang, yang Penting Gaya

Love Story: Tidak Cinta, Kok Sampai Beranak Tiga?

Next Post
Bangga, Uang Kertas Baru Pun Bergambar Destinasi Pariwisata

Uang Baru Belum Bisa Disetor ke ATM Setor Tunai

Terungkap! Bukti Transfer Aliran Dana Makar 212

Belum Gajian, PNS Ngutang di Koperasi

Bruk! Dua Kelas Hancur, Siswa SMAN 1 Padarincang Trauma

Bruk! Dua Kelas Hancur, Siswa SMAN 1 Padarincang Trauma

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Kemarau, DPRD Lebak Minta Pemkab Antisipasi Kekeringan dan Krisis Air Bersih

Kemarau, DPRD Lebak Minta Pemkab Antisipasi Kekeringan dan Krisis Air Bersih

Selasa, 9 Juni 2026 18:32
Dua Jemaah Haji Asal Kabupaten Serang Meninggal Dunia di Tanah Suci

Dua Jemaah Haji Asal Kabupaten Serang Meninggal Dunia di Tanah Suci

Selasa, 9 Juni 2026 18:25
Dishub Kabupaten Serang: Segera Realisasikan Pelebaran Jalan Bojonegara-Pulo Ampel

Dishub Kabupaten Serang: Segera Realisasikan Pelebaran Jalan Bojonegara-Pulo Ampel

Selasa, 9 Juni 2026 18:03
Main PlayStation Saat Jam Kerja, Sekretaris dan Kasubag Kecamatan Mauk Disanksi Disiplin

Main PlayStation Saat Jam Kerja, Sekretaris dan Kasubag Kecamatan Mauk Disanksi Disiplin

Selasa, 9 Juni 2026 17:52
APJII Banten Minta Pemkot Cilegon Jamin Kepastian Investasi Fiber Optik

APJII Banten Minta Pemkot Cilegon Jamin Kepastian Investasi Fiber Optik

Selasa, 9 Juni 2026 17:44
Bupati Serang Takziyah ke Keluarga Korban Kecelakaan Maut di Bojonegara

Bupati Serang Takziyah ke Keluarga Korban Kecelakaan Maut di Bojonegara

Selasa, 9 Juni 2026 17:35
Kemarau, DPRD Lebak Minta Pemkab Antisipasi Kekeringan dan Krisis Air Bersih

Kemarau, DPRD Lebak Minta Pemkab Antisipasi Kekeringan dan Krisis Air Bersih

Selasa, 9 Juni 2026 18:32
Dua Jemaah Haji Asal Kabupaten Serang Meninggal Dunia di Tanah Suci

Dua Jemaah Haji Asal Kabupaten Serang Meninggal Dunia di Tanah Suci

Selasa, 9 Juni 2026 18:25
Dishub Kabupaten Serang: Segera Realisasikan Pelebaran Jalan Bojonegara-Pulo Ampel

Dishub Kabupaten Serang: Segera Realisasikan Pelebaran Jalan Bojonegara-Pulo Ampel

Selasa, 9 Juni 2026 18:03
Main PlayStation Saat Jam Kerja, Sekretaris dan Kasubag Kecamatan Mauk Disanksi Disiplin

Main PlayStation Saat Jam Kerja, Sekretaris dan Kasubag Kecamatan Mauk Disanksi Disiplin

Selasa, 9 Juni 2026 17:52
APJII Banten Minta Pemkot Cilegon Jamin Kepastian Investasi Fiber Optik

APJII Banten Minta Pemkot Cilegon Jamin Kepastian Investasi Fiber Optik

Selasa, 9 Juni 2026 17:44
Bupati Serang Takziyah ke Keluarga Korban Kecelakaan Maut di Bojonegara

Bupati Serang Takziyah ke Keluarga Korban Kecelakaan Maut di Bojonegara

Selasa, 9 Juni 2026 17:35

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Kemarau, DPRD Lebak Minta Pemkab Antisipasi Kekeringan dan Krisis Air Bersih

Kemarau, DPRD Lebak Minta Pemkab Antisipasi Kekeringan dan Krisis Air Bersih

by Nurabidin
Selasa, 9 Juni 2026 18:32

Ketua DPRD Lebak, Juwita Wulandari.

Dua Jemaah Haji Asal Kabupaten Serang Meninggal Dunia di Tanah Suci

Dua Jemaah Haji Asal Kabupaten Serang Meninggal Dunia di Tanah Suci

by Ahmad Rizal Ramdhani
Selasa, 9 Juni 2026 18:25

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Serang, Abdul Hakim.

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak