• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home IT Cyber News

Hikmah Ramadan : Puasa untuk Siapa?

Aas Arbi by Aas Arbi
Jumat, 2 Juni 2017 10:04
in Cyber News, Wacana Publik
0
Hikmah Ramadan : Puasa untuk Siapa?

Memperbanyak baca Alquran saat Ramadan. Foto: Jawa Pos

0
SHARES
10
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

Dalam kitab suci Alquran, ada dua kata yang digunakan untuk makna puasa dari segi bahasa, yaitu shiyam dan shaum. Keduanya berasal dari akar kata yang sama, yaitu ‘menahan diri’.

Menahan diri tidak hanya makan dan minum saja, tetapi juga menahan semua organ tubuh, hati, dan pikiran manusia. Untuk apa? Tentu saja untuk memuasakan diri dari sikap dan perbuatan negatif,  menjalankan semua perintah Allah swt dan menjauhi semua larangan-Nya, baik terkait akidah, ibadah maupun muamalah untuk mencapai ketakwaan. Takwa adalah istilah yang digunakan dalam Alquran untuk menggambarkan kuantitas dan kualitas berbagai macam kebaikan.

Tidak dikatakan bertakwa seseorang yang biasa melakukan salat, puasa Ramadan, zakat, berhaji, dan puasa atau salat sunah, tetapi masih makan riba, menelantarkan anak yatim, memutus silaturahmi dengan saudara atau sesama, sumpah palsu, koruptif, dan perilaku kesosialannya yang bertentangan dengan nilai-nilai agama Islam lainnya.

Dalam sebuah hadis Qudsi Allah swt berfirman dalam sebuah hadits qudsi, “Setiap amal anak Adam bagi dirinya, kecuali puasa. Puasa itu untuk-Ku dan Aku-lah yang menanggung pahalanya.” (HR Bukhari).

Akan tetapi, bukankah semua perbuatan (ibadah) anak Adam adalah untuk Allah? Ternyata tidak. Dalam hadis qudsi lain, Allah swt berfirman, “Setiap perbuatan anak Adam adalah untuk mereka, selain puasa maka puasa adalah untuk-Ku dan Aku yang akan membalasnya”.

Menurut  Ibnu Abdil Barr, makna ungkapan puasa itu untuk-Ku dan Aku yang akan membalasnya adalah bahwa ibadah puasa seseorang itu tidak terlihat melalui perkataan atau pun perbuatannya karena dia merupakan amalan hati yang tidak diketahui, kecuali oleh Allah swt. Puasa bukan sesuatu yang terlihat sehingga bisa ditulis oleh malaikat pencatat sebagaimana ibadah-ibadah lain seperti zikir, salat, sedekah, dan ibadah lainnya. Hal itu karena puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga saja tanpa adanya niat melakukannya karena Allah swt.

Dengan demikian, siapa yang tidak berniat menahan lapar dan dahaga karena Allah swt maka dia bukanlah orang yang berpuasa. Hal tersebut ditegaskan dalam hadis Nabi Muhammad saw, “Puasa haruslah dilakukan dengan penuh keimanan dan hanya mengharap balasan dari Allah swt.” Karena itu, seharusnya ibadah puasa kita adalah amalan yang paling jauh dari segala unsur ria dan pamer karena hanya Allah swt yang mengetahui puasa kita. Ini mendidik kita memurnikan keikhlasan hanya untuk Allah swt. Mudah-mudahan dengan puasa, derajat kita mendaki ke posisi kategori manusia-manusia bertakwa yang kelak dapat memasuki pintu Rayyan-Nya. Amin.(*)

Machdum Bachtiar, Kepala Kementerian Agama Kota Serang

 

Tags: Hikmah Ramadan
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Alasan Penghematan, Partai Lama Tidak Perlu Verifikasi

Next Post

Keberagaman Itu Takdir Indonesia

Next Post
Keberagaman Itu Takdir Indonesia

Keberagaman Itu Takdir Indonesia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

nghadiri Kick Off Festival Duta Desa Gen Z 2026

Kapolresta Serang Kota Hadiri Kick Off Festival Duta Desa Gen Z 2026

by Andre Adisas Putra
Sabtu, 29 Agustus 2026 18:21
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID - Kapolresta Serang Kota Kombes Pol. Yudha Satria menghadiri kegiatan Kick Off Festival Duta Desa Gen Z 2026...

Mendes PDT Yandri Susanto Dorong Gen Z Jadi Motor Pembangunan Desa

by Haidaroh
Sabtu, 29 Agustus 2026 16:31
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID - Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) mendorong seluruh Gen Z di Indonesia menjadi motor penggerak...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.