LEBAK – Dengan wujud syukur atas hasil tangkapan ikan maupun keselamatan dalam mencari ikan di laut, para nelayan Banten Selatab melalukan tabur bunga yang langsung dipimpin Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya di tepi Pantai Sawarna, Sabtu (14/10).
Acara selamatan tabur bunga itu berlangsung setiap tahun pada bulan Oktober untuk menyampaikan rasa syukur dan keselamatan hidup para nelayan dalam menangkap ikan di laut pantai selatan. Acara tersebut juga didampingi sesepuh warga yang memberikan doa saat berjalannya prosesi tabur bunga.
Namun yang menarik dari acara ini, perempuan yang membawa bunga mengenakan pakaian hijau dan kuning, plus mahkota di kepala, seperti pakaian dalam mitos Ratu Pantai Selatan Nyi Roro Kidul, yang dipercayai sebagai penguasa pantai selatan. Perempuan itu berjalan membawa bunga beriringan dengan Bupati Lebak, Wakil Bupati Lebak Ade Sumardi, dan Kepala Dinas Pariwisata Banten Eneng Nurcahyati.
Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya mengatakan, acara tahunan ini harus dijadikan momentum atas rasa syukur para nelayan kepada sang pencipta, dengan melakukan tabur bunga di laut selatan. Semoga kedepannya para nelayan bisa mendapatkan tangkapan ikan yang lebih banyak dan dijaga keselamatannya saat mencari ikan di laut selatan.
“Kita doa bersama agar para nelayan bisa hidup makmur dan sejahtera. Dan ketika melaut mereka diberikan keselamatan, sehingga bisa kembali lagi ke darat dengan hasil tangkapan ikan sesuai dengan harapannya,” kata Bupati Lebak saat memimpin prosesi tabur bunga di, Desa Sawarna, Kecamatan Bayah, Sabtu (14/10).
Iti juga mengimbau kepada para nelayan agar anak-anak mereka tidak putus sekolah, karena sekolah sangat penting bagi kelangsungan hidupnya kelak.
“Saya tidak ingin mendengar anak dari warga nelayan atau Sawarna itu putus sekolah. Karena mereka yang nantinya bisa mengangkat harkat dan martabat keluarga,” katanya. (Omat/twokhe@gmail.com).









