SERANG – Pengamat politik Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Anis Fuad mengatakan semua partai politik (parpol) punya kesempatan sama ikut bertarung memenangkan kursi pada Pemilu 2019.
Basis terkuat, kata dia, masih didominasi partai lama. Prediksinya, Partai Golkar, PDIP, Demokrat, PPP, Gerindra, dan PKS yang akan tetap dipilih.
“Partai lama punya akar dan kader yang kuat. Mereka akan dipilih dan punya basis kuat,” kata dia saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon seluler, Kamis (19/10).
Dikatakannya, Perindo sebagai partai baru sudah siap dan matang. Apalagi, didorong oleh masifnya media massa, partai besutan Hary Tanoe ini termasuk partai menengah ke atas yang akan mampu bertahan.
“Mereka sudah bagus, nanti ada beberapa orang yang memilih partai Perindo,” kata Anis.
Selebihnya, ia pesimistis partai baru lainnya bisa mengungguli Perindo. Misalnya saja, Partai Idaman. Partai besutan Rhoma Irama ini tergolong partai fanatik, yang hanya diikuti segelintir penggemar si raja dangdut saja.
Banyak faktor partai baru akan tumbang perlahan, tambah Anis, seperti pendanaan, sosialisasi dan kaderisasi yang kurang.
“Akan tersisih juga nantinya,” ucapnya.
Sementara itu, Anis berpendapat karakteristik parpol sebenarnya sama saja dengan parpol terdahulu (Pemilu 2014,-red). Misalnya saja keragaman ideologi, seperti nasionalis, Islam dan lainnya.
“Saya kira ideologinya bervariasi. Semua punya kesempatan hak sama untuk dipilih masyarakat,” tukasnya. (Anton Sutompul/antonsutompul1504@gmail.com)
