• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Hukum

Usai Tawuran, 21 Pelajar SMK Sungkem Orangtua

Aas Arbi by Aas Arbi
Sabtu, 2 Desember 2017 10:31
in Hukum
0
Usai Tawuran, 21 Pelajar SMK Sungkem Orangtua
0
SHARES
16
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

TIGARAKSA – MN (16) tak bisa menahan tangisnya saat memeluk erat pundak orangtuanya. Siswa SMK Yuppentek III Balaraja itu menyesal ikut tawuran di tengah Jalan Pasar Cikupa, Rabu (29/11) lalu.

”Nyesel, sudah enggak mau lagi kayak begituan (tawuran-red),” terangnya sambil mengusap matanya yang berair.

Ya, sebanyak 21 pelajar diamankan Polresta Tangerang karena terlibat tawuran di Jalan Raya Serang KM. 15, Pasar Cikupa. Mereka menangis bersujud di kaki orang tua mereka yang sengaja diundang Kapolresta Tangerang AKBP HM Sabilul Alif di ruang Rupatama Polresta Tangerang, Kamis (30/11).

”Pada prinsipnya pengamanan ini merupakan penegakan hukum. Namun, mengingat para pelaku tawuran adalah pelajar yang artinya masih di bawah umur, maka harus ada penanganan khusus. Untuk itu, saya mengajak semua pihak agar sama-sama serius menyikapi persoalan tawuran pelajar ini,” kata Kapolres di hadapan para pelajar, orang tua, dan guru, Kamis (30/11).

Kapolres mengatakan, persoalan tawuran pelajar adalah persoalan bangsa. Sebab, kata Kapolres, pelajar atau generasi muda adalah tulang punggung bangsa. ”Apa jadinya bila tulang punggung bangsa justru berperilaku tidak terpuji?. Untuk itulah, kita semua harus serius dalam menyikapi persoalan tawuran ini. Agar tidak ada korban jiwa melayang dan generasi bangsa bisa terselamatkan,” ujar Kapolres.

Mantan Kapolres Jember Jawa Timur itu juga meminta Dinas Pendidikan mengambil langkah tegas dan terukur dengan mengevaluasi pihak sekolah. Hal itu, kata Kapolres, karena peristiwa tawuran sudah berkali-kali terjadi. Di samping itu, lanjut Kapolres, kewenangan memberikan sanksi dan pembinaan kepada pihak sekolah merupakan domain Dinas Pendidikan.

”Semoga, maaf yang disampaikan para pelajar ke orang tuanya bukan sekadar lips service. Semoga itu dari nurani para pelajar yang menyesali perbuatannya,” terang Kapolres.

Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang Lukman mengaku sangat terpukul dengan adanya tawuran pelajar. Menurutnya, Dinas Pendidikan malu dan merasa bersalah karena peristiwa tawuran pelajar masih terjadi. Dia pun mengajak orang tua dan pihak sekolah untuk bersungguh-sungguh mendidik pelajar. ”Ini pukulan telak bagi kami. Sedih dan kecewa karena pendidikan kita seperti ini,” ujarnya.

Lukman mengaku akan memanggil kepala sekolah bersangkutan untuk memintai pertanggungjawaban. Menurutnya, pihak sekolah tidak bisa begitu saja lepas tangan atas peristiwa itu.

”Kita akan tegas. Kalau perlu kita akan rekomendasikan pencabutan izin memimpin atau bahkan izin operasional sekolah itu,” tandas Lukman.

Dua kelompok pelajar kembali terlibat tawuran di Jalan Raya Serang Km 15, Pasar Cikupa, Rabu (29/11). Dalam tawuran itu, dua pelajar harus dilarikan ke RSUD Tangerang akibat terkena sabetan senjata tajam.

Petugas dari Polsek Cikupa langsung membubarkan tawuran itu. Sejumlah pelajar kemudian digelandang ke Mapolsek Cikupa. Dari tangan pelajar SMK Yupentek III Balaraja dan SMK Korpri Balaraja itu, polisi juga menyita beberapa senjata tajam. (TOGAR/RBG)

Tags: Tawuran Pelajar
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Ego Firnando, Raja Beatbox Tangerang Berkelas Internasional

Next Post

Listrik di Lebak Selatan Byar Pet, Ini Kata Bupati

Next Post
Tarif Listrik Bakal Naik Turun Setiap Bulan

Listrik di Lebak Selatan Byar Pet, Ini Kata Bupati

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Ketua DPRD Pandeglang Hadiri Doa Bersama di Carita untuk Keselamatan Lima Jurnalis dan Tiga Kru Kapal

Ketua DPRD Pandeglang Hadiri Doa Bersama di Carita untuk Keselamatan Lima Jurnalis dan Tiga Kru Kapal

by Purnama Irawan
Sabtu, 12 September 2026 06:57
0

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Ketua DPRD Kabupaten Pandeglang Tb Agus Khatibul Umam menghadiri doa bersama masyarakat Carita untuk mendoakan keselamatan lima...

Gempa M6,5 Guncang Jakarta, Tidak Berpotensi Tsunami dan Terasa hingga Pandeglang

Gempa M6,5 Guncang Jakarta, Tidak Berpotensi Tsunami dan Terasa hingga Pandeglang

by Purnama Irawan
Sabtu, 12 September 2026 06:45
0

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Gempa bumi tektonik mengguncang wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya pada Sabtu, 12 September 2026, pukul 04.23 WIB....

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.