• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Berita Utama Umum

Women’s March Serang, Gerakan Perempuan Bebas Stigma

Aas Arbi by Aas Arbi
Minggu, 4 Maret 2018 11:46
in Umum
0
Women’s March Serang, Gerakan Perempuan Bebas Stigma
0
SHARES
73
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

SERANG – Sejumlah perempuan membentuk satu barisan di depan tugu monumen perjuangan masyarakat Banten, Alun-alun Kota Serang, satu orang di depan memegang pengeras suara, berteriak, mengajak siapapun yang ada di area alun-alun, dari masyarakat umum yang sedang menikmati akhir pekan hingga pengguna jalan untuk berhenti membeda-bedakan antara perempuan dan laki-laki.

Dita Angelia Dwi Hastuti, menggunakan pengeras suara dengan lantang berujar jika perempuan mempunyai hak-hak yang sama dengan laki-laki. Perempuan punya hak atas segala apapun yang berada di dirinya, termasuk tubuhnya.

“Tubuh kita punya hak, dan tidak bisa diatur oleh orang lain,” ujarnya kembali menegaskan saat diwawancarai setelah unjuk rasa, Minggu (4/3).

Perempuan yang aktif di komunitas Rumah Buku Cilegon ini menjelaskan, unjuk rasa ini merupakan salah satu dari rangkaian acara Women’s March Serang. Sebelumnya, dilakukan beberapa kegiatan seperti diskusi soal sejarah, musik, pembahasan Rancangan Undang-Undang Kekerasan Seksual, kekerasan dalam pacaran, dan tentang kiprah perempuan dalam dunia literasi dengan menghadirkan Ayu Utami, sastarawan perempuan di Indonesia.

“Permepuan bebas dari stigma, laki-laki juga bebas stigma. Perempuan boleh emosi, laki-laki juga boleh,” jawab Dita saat ditanya pesan yang ingin disampaikan dari gerakan ini kepada masyarakat.

Menurut Dita, tidak ada perbedaan antara perempuan dan laki-laki, karena itu masyarakat diharapkan bisa bersikap sama kepada perempuan. “Kita harus bisa hadapi perbedaan,” katanya.

Disinggung soal LGBT, menurut Dita, itu bagian dari hak. Menurutnya, siapapun boleh tidak setuju dengan LGBT namun tidak boleh melarang seseorang untuk menjadi bagian dari LGBT. (Bayu Mulyana/coffeandchococake@gmail.com)

Tags: Hari PerempuanLGBT
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Pebalap Astra Honda Siap Bawa Indonesia Berjaya di ARRC 2018

Next Post

Wagub Pinta Warga Asal Sulsel Ikut Bangun Banten

Next Post
Wagub Pinta Warga Asal Sulsel Ikut Bangun Banten

Wagub Pinta Warga Asal Sulsel Ikut Bangun Banten

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

18.504 Personel Gabungan Dikerahkan Amankan Demo 27 Agustus di Jakarta Pusat, Pengamanan Dibagi 6 Zona

18.504 Personel Gabungan Dikerahkan Amankan Demo 27 Agustus di Jakarta Pusat, Pengamanan Dibagi 6 Zona

by Aas Arbi
Kamis, 27 Agustus 2026 10:36
0

JAKARTA, RADARBANTEN.CO.ID – Sebanyak 18.504 personel gabungan disiapkan untuk mengamankan sekaligus memberikan pelayanan selama aksi unjuk rasa di sejumlah titik...

Riset UI Ungkap Representasi Putri Dyah Pitaloka Hanya Ditemukan di Satu Museum

Riset UI Ungkap Representasi Putri Dyah Pitaloka Hanya Ditemukan di Satu Museum

by Aas Arbi
Kamis, 27 Agustus 2026 09:57
0

DEPOK, RADARBANTEN.CO.ID – Tim Riset Dyah Pitaloka dari Departemen Arkeologi Universitas Indonesia (UI) mengungkap temuan menarik terkait representasi Putri Dyah...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.