slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Catatan Dahlan Iskan

Dilema, Pergi Salah Diam Dihina

Aas Arbi by Aas Arbi
29-09-2018 17:26:06
in Catatan Dahlan Iskan
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

Kenyataan hidup berumah tangga tak semudah dan seindah kisah sinetron di televisi yang sering kita tonton. Bukan hanya soal ekonomi, segala hal baik dari dalam maupun luar antara suami dan istri, kalau tidak kuat mental dan nurani, pasti bisa menjadi penyebab retaknya hubungan rumah tangga yang dibanggakan keluarga.

Merenungi kisah cinta Muin (41) dan Nani (38), keduanya nama samaran, kiranya bisa menjadi contoh nyata bagi para suami maupun istri. Katanya, peristiwa menegangkan di antara keduanya terjadi saat Muin berusia 29 tahun dan Nani 26 tahun.

Dikisahkan Muin yang terlahir di sebuah kampung di Kabupaten Tangerang. Ia adalah pemuda miskin yang sejak kecil ditinggal wafat sang ayah tercinta. Menekuni segala macam pekerjaan mulai dari kuli bangungan, pedagang kaki lima, sampai membantu mengurus kebun tetangga, Muin menjalani hari penuh kesederhanaan. Meski begitu, Muin termasuk pemuda yang aktif berkegiatan di masyarakat.

Sifatnya baik dan rajin beribadah, membuat Muin mudah diterima di berbagai kalangan. Menjadi lelaki yang banyak membantu orang, bukan hal sulit baginya untuk bertahan hidup. Hingga suatu hari, seorang warga yang baru merintis usaha berjualan peralatanmake-up dan beragam perlengkapan rumah tangga di pasar, mengajak Muin bekerja sebagai karyawan pertama.

Hari pertama kerja pun dilakoninya. Tampak bersemangat dan energik, itulah yang dilakukan Muin dalam bekerja. Motivasi tinggi demi meningkatkan kualitas hidup, membuat Muin memiliki kinerja bagus dalam melakukan tugasnya sebagai karyawan. Berjalan tiga tahun kemudian, berkat kehadirannyalah, para pelanggan merasa nyaman dan puas, usaha toko tersebut maju pesat.

Sebagai karyawan senior, Muin banyak memberi arahan pada karyawan lain. Dengan lembut dan murah senyum, ia membuat suasana kerja layaknya rumah. Hingga suatu hari, dengan uang tabungan yang ia miliki, Muin tak bisa menahan hasrat untuk segera mengakhiri masa lajang. Berkenalan dengan Nani yang tak lain merupakan pelanggan setia, mereka sepakat menuju jenjang pernikahan.

Mengikat janji sehidup semati, Muin dan Nani resmi menjadi sepasang suami istri. Dengan pesta pernikahan sederhana, tamu undangan tampak ikut berbahagia. Sosok Muin yang bersahaja, akhirnya menemukan wanita yang akan menemani hidupnya.

Di awal masa pernikahan, Muin bersikap penuh perhatian. Seraya menjaga kelakuan agar terlihat baik di depan keluarga sang istri, ia sering membelikan makanan sepulang bekerja. Widih, cari perhatian nih ye.

“Ya maklumlah, namanya juga numpang di rumah istri. Jadi, harus pandai-pandai mencuri hati mertua. Kalau enggak gitu, bisa-bisa susah beradaptasinya,” curhat Muin.

Baca Juga :

Istri Tak Bisa Mijat, Malah Cari yang Plus-plus

Mertua Sayang, Tapi Kok Menderita

Dulu Soleh Minta Cerai, Suami Baru Tak Pernah Salat

Kepincut Adik Tersayang, Cincin Lamaran Melayang

Seiring berjalannya waktu, sang istri tercinta pun melahirkan anak pertama. Membuat hubungan mereka semakin mesra. Berkat kehadiran sang buah hati, Muin pun menjadi lebih leluasa tinggal bersama keluarga istri. Ia tak canggung lagi. Meski begitu, nyatanya keadaan harus memaksa Muin berbesar hati.

Ketika adik sang istri menikah, sang adik bersama suami juga tinggal di rumah. Sebagai kakak tertua, Miun dan istri dipaksa mengalah oleh orangtua pindah kamar di bagian belakang dekat dapur. Jika dibandingkan, ukurannya jauh lebih kecil dan yang mengenaskan lagi, sebenarnya ruangan itu bekas gudang yang sudah lama tak terpakai. Astaga.

“Awalnya sih saya keberatan, tapi setelah dipikir lagi ya memang seharusnya saya sudah tidak tinggal di situ,” curhat Muin. Atuh kenapa enggakngontrak saja, Kang?

“Saya sih maunya begitu, tapi istri enggak mau,” ungkap Muin.

Sejak saat itu, keadaan rumah menjadi semakin ramai. Rumah tangga adik iparnya yang kerap memberi lebih kepada orangtua, membuat Muin sering dibanding-bandingkan. Maklumlah, sang adik ipar memang memiliki suami yang berasal dari keluarga kaya. Mereka tinggal di rumah lantaran hanya sebagai tempat berteduh menunggu rumah pribadi mereka selesai dibangun.

Hingga suatu hari, Muin yang biasanya diam dan sabar menerima keadaan, sore itu tak mampu menahan amarah. Bagaimana tidak, ia yang baru pulang bekerja, dihadapkan pada situasi rumit, antara memilih istri, atau mempertahankan harga diri. Aih, memang ada apa sih, Kang?

“Saya merasa dihina. Saya tahu dia kaya, punya mobil mewah, tapi enggak pantas dia bersikap kayak gitu ke saya,” ungkap Muin.

Katanya, saat Muin datang, sang adik ipar tak menjawab sapaannya dan malah sibuk mengobrol dengan mertua. Muin yang merasa terhina masih bisa menahan amarah, ia lekas menuju kamar dan menemui istrinya. Tak lama kemudian, dari luar rumah terdengar keributan. Yang membuat Muin penasaran, sang adik ipar memanggil-manggil namanya.

“Kalau enggak sanggup beli mobil, ya jangan iri dong. Mobil saya lecet sengaja kan disenggol motor situ,” kata Muin menirukan ucapan adik ipar.

Muin yang tak tahu duduk perkara tak bisa menerima saat dituduh dan dihina. Motor miliknya memang diparkir tak jauh dari mobil sang adik ipar, tetapi ia bersumpah tidak menyenggolnya sedikit pun. Parahnya, seakan sengaja dipojokkan, ayah mertua ikut memarahi Muin. Aih.

“Wah, waktu itu saya benar-benar enggak tahan. Malamnya saya langsung angkat kaki dari sana,” kata Muin.

Yang namanya wanita pasti panas ketika suaminya dihina. Nani yang tak terima, hanya bisa menangis di tengah merutuki kepedihan. Ia tak merasa sang ayah tak adil dalam memberi kasih sayang. Selama ini adiknya terus yang diberi perhatian lebih. Ujung-ujungnya, ia juga yang rebut mempertahankan sang suami. Kok ribut, Kang?

“Ya, dia waktu itu enggak mau saya ajak pergi. Ya sudah sayatinggalin,” terang Muin. Aih.

Tiga bulan lebih Muin dan Nani pisah rumah. Keduanya sama-sama saling tak mau mengalah. Hingga akhirnya, datang untuk ketiga kalinya, ia berhasil membawa Nani pergi. Sampai saat ini mereka hidup bahagia tinggal bersama keluarga suami.

Oalah, semoga diberi kesehatan dan langgeng selalu Kang Muin dan Teh Nani. Amin. (daru-zetizen/zee/dwi)

Tags: Love Story
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

e-Paper Radar Banten, Sabtu 29 September 2018

Next Post

Cinta Pertama Berkah Bu Nyai

Related Posts

Istri Tak Bisa Mijat, Malah Cari yang Plus-plus
Love Story

Istri Tak Bisa Mijat, Malah Cari yang Plus-plus

by Redaksi
Rabu, 26 Januari 2022 16:41

Amarah Santi (35) nama samaran, tak bisa padam saat tahu kalau suaminya, sebut saja Joko (38) mendownload aplikasi yang bisa...

Read moreDetails

Mertua Sayang, Tapi Kok Menderita

Dulu Soleh Minta Cerai, Suami Baru Tak Pernah Salat

Kepincut Adik Tersayang, Cincin Lamaran Melayang

Ketahuan Bawa Penumpang, Mobil Dilelang

Suami Butuh Kehangatan, Malah Diacuhkan

Demi Janda, Rela Jual Sawah

Awalnya Diragukan, Sudah Kaya Jadi Tumpuan

Mantanku Teman Baik Suamiku

Terlalu Dikekang, Rumah Rasa Medan Perang

Next Post
Cinta Pertama Berkah Bu Nyai

Cinta Pertama Berkah Bu Nyai

Diusir Istri Gara-gara Masih Simpan Surat Cinta Mantan Pacar

Diusir Istri Gara-gara Masih Simpan Surat Cinta Mantan Pacar

Banten Lama Menjelang HUT ke-18 Banten

Banten Lama Menjelang HUT ke-18 Banten

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Pemkot Cilegon Naikan Bonus Kafilah MTQ XXIII Banten

Pemkot Cilegon Naikan Bonus Kafilah MTQ XXIII Banten

Minggu, 12 Juli 2026 18:19

Pemkot Serang Siapkan Bonus untuk Seniman Berprestasi Nasional

Minggu, 12 Juli 2026 16:49

Kelebihan Bayar Iuran BPJS Jadi Temuan BPK, DPRD Banten Desak BPJS Serang Dievaluasi

Minggu, 12 Juli 2026 16:21

Supriadi Sebut Pendidikan Jadi Kunci Memutus Rantai Kemiskinan di Lebak

Minggu, 12 Juli 2026 15:32

DPRD Nilai Pengelolaan Pajak Air Tanah di Cilegon Abaikan Potensi Pendapatan Daerah

Minggu, 12 Juli 2026 15:31

Dewan Sebut Jalan Rusak Jadi Penyebab Utama Kemiskinan di Lebak

Minggu, 12 Juli 2026 15:29
Pemkot Cilegon Naikan Bonus Kafilah MTQ XXIII Banten

Pemkot Cilegon Naikan Bonus Kafilah MTQ XXIII Banten

Minggu, 12 Juli 2026 18:19

Pemkot Serang Siapkan Bonus untuk Seniman Berprestasi Nasional

Minggu, 12 Juli 2026 16:49

Kelebihan Bayar Iuran BPJS Jadi Temuan BPK, DPRD Banten Desak BPJS Serang Dievaluasi

Minggu, 12 Juli 2026 16:21

Supriadi Sebut Pendidikan Jadi Kunci Memutus Rantai Kemiskinan di Lebak

Minggu, 12 Juli 2026 15:32

DPRD Nilai Pengelolaan Pajak Air Tanah di Cilegon Abaikan Potensi Pendapatan Daerah

Minggu, 12 Juli 2026 15:31

Dewan Sebut Jalan Rusak Jadi Penyebab Utama Kemiskinan di Lebak

Minggu, 12 Juli 2026 15:29

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Pemkot Cilegon Naikan Bonus Kafilah MTQ XXIII Banten

Pemkot Cilegon Naikan Bonus Kafilah MTQ XXIII Banten

by Redaksi
Minggu, 12 Juli 2026 18:19

CILEGON,RADARBANTEN.CO.ID  – Pemerintah Kota Cilegon secara resmi melepas kafilah Kota Cilegon yang akan mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXIII Tingkat...

Pemkot Serang Siapkan Bonus untuk Seniman Berprestasi Nasional

by Nahrul Muhilmi
Minggu, 12 Juli 2026 16:49

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang berencana memberikan bonus kepada para pelaku seni yang berhasil mengharumkan nama daerah di...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak