CARDIFF City saat ini sedang berjuang lolos dari jerat degradasi Premier League. Sayangnya, upaya menambah amunisi untuk bisa bertahan di Premier League malah berujung tragedi.
Seperti diberitakan CNN, kemarin, rekrutan anyar Cardiff dari Nantes Emiliano Sala dikabarkan hilang pada Senin (21/1) malam waktu setempat di Selat Channel.
Sala ditebus Cardiff dari Nantes seharga GBP15 juta (Rp275,48 miliar) untuk masa kerja selama tiga tahun. Nominal itu menjadikan Sala sebagai rekor transfer termahal Cardiff.
Nah, Sala yang menumpangi pesawat turbin tunggal jenis Piper Malibu, terbang dari Nantes menuju Cardiff pada Senin (21/1) malam pukul 19.15 waktu setempat. Kontak radar terakhir dengan pesawat yang ditumpangi Sala terjadi Senin pukul 20.30.
Dan, pada pukul 20.30 saat melintas di atas Pulau Guernsey yang ada di Selat Channel, pesawat Sala terdeteksi terakhir terbang pada ketinggian 2.300 kaki.
“Saat kontak terjadi terakhir, hujan turun di Selat Channel tetapi tak deras. Kecepatan angin juga tidak terlalu buruk dengan kecepatan angin 15 sampai 20 mil per jam,” terang ahli meteorologi Mark Wilson.
Pencarian sudah dilakukan intensif sejak Senin (21/1) malam sesaat setelah pesawat hilang kontak. Helikopter dan perahu penyelamat dikerahkan memutari area Guernsey hingga pulau terdekatnya Alderney.
Namun, pencarian pesawat Sala sempat berhenti pada kemarin (22/1) pagi karena badai di laut. Jarak pandang pun terbatas dan penelusuran jejak pesawat itu setelah badai reda. (JPG)










