slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Gunung Garam

Redaksi by Redaksi
11-04-2019 09:12:31
in Berita Utama, Catatan Dahlan Iskan
Gunung Garam
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

Pun sebelum masehi. Daerah ini sudah jadi rebutan. Yang sekarang menjadi bagian dari Pakistan. Nama daerah ini: Khewra. Tidak jauh dari kota Faisalabad. Di antara Lahore dan Islamabad.

Emas belum begitu penting saat itu. Kalah mahal dengan garam. Ketika masyarakat masih hidup dari hasil buruan. Ketika daging memerlukan bahan pengawet: garam. Sekalian penyedap rasa.

Baca Juga :

Groundbreaking, Harian Disway Siapkan Gedung Kantor Baru

Disway Group Jajaki Kerja Sama Bisnis dengan SIPF dari Jepang

Disway Group Jajaki Kerja Sama Bisnis dengan SIPF Jepang 

Pertama Kali! Disway Group Jalin Kerjasama dengan Brand Kecantikan Lokal B Erl Cosmetics

Besi juga penting. Juga mengalahkan emas. Agar bisa berburu. Atau menyerang musuh. Itulah sebabnya perdagangan pertama di dunia adalah barter antara garam dan besi.

Masyarakat saat itu masih berorientasi ke hutan. Ke pedalaman. Belum ke lautan. Belum tahu bahwa garam bisa dibuat seperti di Madura: dari air laut.

Khewra punya satu gunung. Dari dalamnya merembet air. Rasanya asin. Itulah rasa yang kemudian diberi nama garam.

Kawasan sekitar gunung ini gersang. Tidak ada pohon tinggi. Tidak bisa hidup. Tanaman yang ada hanya perdu. Ada lagi sejenis kaliandra. Jarang-jarang. Orang menjadikannya bahan baku arang. Diangkut dengan onta-onta. Yang banyak dibiakkan di daerah ini.

Ketika penjajah Inggris masuk mulailah gunung ini dijajah. Dikuasai satu perusahaan pengolah garam.

Tentu saya harus ke gunung garam ini. Tiga jam naik mobil dari Lahore. Seumur hidup belum pernah saya melihat garam yang sumbernya dari tambang.

Sebagian gunung ini sudah dijadikan obyek wisata. Yakni di sisi yang menambangan garamnya sudah ditinggalkan. Pindah ke sisi gunung yang lain.

Pabrik garam yang di sisi ‘sini’ pun sudah tutup. Tapi rel masuk ke dalam gunung ini masih ada. Itulah rel kereta pengangkut garam. Dari perut gunung. Menuju pabrik garam di bawah gunung.

Saya pun menggunakan kereta itu. Masuk ke dalam gunung. Melalui terowongan kecil. Yang hanya cukup untuk rangkaian kereta yang mirip kereta kelinci di taman hiburan.

Kalau mau murah bisa juga memasuki terowongan dengan jalan kaki. Di kanan-kiri rel. Hanya saja harus sering berhenti. Memepetkan badan ke tebing. Saat kereta kelinci lewat. Agar tidak kesenggol.

Banyak juga yang memilih jalan kaki seperti itu. 

Terowongan ini panjangnya 1 km. Kami pun turun. Terowongan itu bercabang-cabang. Saya harus memilih memasuki cabang yang mana. Yang sudah tidak ada relnya lagi.

Terowongan itu tidak dibuat secara khusus. Yang utama adalah mengambil batunya. Kian lama kian dalam. Jadilah terowongan.

Batu terowongan itulah ‘batu garam’. Itu bukan batu. Tapi bongkahan garam. Sekeras batu. Bongkahan-bongkahan itulah yang diangkut ke pabrik. Untuk dihancurkan dengan. Mesin. Menjadi garam.

Tentu dinding terowongan itu garam juga. Atau terbuat dari batu garam. Yang sudah dibentuk seperti bata. Lalu disusun menjadi dinding terowongan. 

Tidak percaya?

Ada resikonya. Seperti yang saya alami.

Saya diminta menjilat dinding bata itu.

Benar saja. Dinding itu asin.

Di bagian-bagian tertentu di dalam terowongan itu dibuat bangunan. Terutama di bagian terowongan yang melebar. Yang sudah dikeruk batu garamnya. Misalnya dibangun poliklinik kecil. Bangunan itu semua dindingnya terbuat dari bata garam.

Saya tidak bisa membedakan kerasnya batu garam ini dengan batu gunung terbaik dari Palu. Keras sekali. Hanya saja warnanya agak bening. Ketika di balik dinding itu diberi cahaya, warna dindingnya menjadi eksotik. Sesuai dengan warna cahaya di dalamnya.

Saya dibawa masuk lorong lebih dalam. Lorong itu ada pintu gerbangnya. Dikunci. Tidak semua wisatawan dibolehkan masuk.

Itulah lorong yang disebut “Crystal Palace”. Yang sudah dilengkapi tata cahaya. Dan memang seperti istana kristal. Dinding-dinding terowongannya gemerlapan. Seperti berlian terkena cahaya. Itulah kristal batu garam. Saking kerasnya batu garam di bagian itu. Dan hanya di bagian ini.

DI’s Way berada di depan gerbang Crystal Palace

Banyak juga kolam-kolam besar di dalam terowongan ini. Ada yang dalamnya sampai 27 meter. Itulah bekas galian untuk diambil batu garamnya. 

Tidak takutkah terowongan itu runtuh? Saya terkubur di dalamnya? Sama sekali tidak. Gunung ini batunya keras sekali. Eh, garamnya keras sekali.

Memang ada tetesan-tetesan air dari atas terowongan. Di beberapa tempat tetesan itu dibiarkan. Membeku pelan-pelan. Membentuk seperti menara-menara katedral. Warna putih. Warna garam.

Maka tidaklah berlaku pepatah itu di sini: asam di gunung, garam di laut…(Dahlan Iskan).

Tags: Disway
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Ratu Ati dan Reno Resmi Jadi Calon Wakil Walikota Cilegon

Next Post

Selundupkan ke Lapas, Sipir Jadi Kurir Sabu Napi

Related Posts

Groundbreaking, Harian Disway Siapkan Gedung Kantor Baru
Berita Utama

Groundbreaking, Harian Disway Siapkan Gedung Kantor Baru

by Bayu Mulyana
Kamis, 4 Juni 2026 20:12

SURABAYA – Harian Disway segera memiliki gedung kantor baru. Lokasinya sangat strategis, berada di Jalan Ketabang Kali, tepat di belakang...

Read moreDetails

Disway Group Jajaki Kerja Sama Bisnis dengan SIPF dari Jepang

Disway Group Jajaki Kerja Sama Bisnis dengan SIPF Jepang 

Pertama Kali! Disway Group Jalin Kerjasama dengan Brand Kecantikan Lokal B Erl Cosmetics

Disway Awards 2025: Momentum Apresiasi Integritas dan Kredibilitas Serta Reputasi Brand Nasional

Bos Radar Banten Group Mashudi Ditunjuk Jadi Direktur Pemberitaan dan Jaringan Disway Group

Menkop Budi Arie: Koperasi Merah Putih Bisa Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Disway Award 2024: Andra Soni Raih Penghargaan Sosok Inspiratif Generasi Muda

Dahlan Iskan Ajak Perusuh DISWAY ke Kampung Agrinex

Ibu Anak

Next Post
Selundupkan ke Lapas, Sipir Jadi Kurir Sabu Napi

Selundupkan ke Lapas, Sipir Jadi Kurir Sabu Napi

Barcelona Bungkam Manchester United 1-0

Barcelona Bungkam Manchester United 1-0

Pemkab Pandeglang Tekan Angka Pengangguran dengan Pelatihan Keterampilan

Pemkab Pandeglang Tekan Angka Pengangguran dengan Pelatihan Keterampilan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Haflatul Qur’an ke-6 Al-Izzah Serang, Cetak Generasi Qurani Berkarakter

Haflatul Qur’an ke-6 Al-Izzah Serang, Cetak Generasi Qurani Berkarakter

Sabtu, 13 Juni 2026 17:18
E PKK

Jadi Percontohan Penyangga IKN, Diskominfo Tangsel: E-PKK Bukan Sekadar Administrasi Digital

Sabtu, 13 Juni 2026 16:50
Intan Dorong Penguatan Kolaborasi untuk Majukan Sektor Perikanan dan Peternakan di Tangerang

Intan Dorong Penguatan Kolaborasi untuk Majukan Sektor Perikanan dan Peternakan di Tangerang

Sabtu, 13 Juni 2026 15:33
Simpan Sabu Dalam Kemasan Permen dan Sedotan, Polisi Tangkap Pengedar di Cilegon

Simpan Sabu Dalam Kemasan Permen dan Sedotan, Polisi Tangkap Pengedar di Cilegon

Sabtu, 13 Juni 2026 15:26
Bawaslu Laksanakan Pengawasan Coktas Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan

Bawaslu Laksanakan Pengawasan Coktas Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan

Sabtu, 13 Juni 2026 15:21
Pembangunan Serang Convention Center Butuh Rp230 Miliar, Diproyeksi Jadi Sumber PAD Baru

Pembangunan Serang Convention Center Butuh Rp230 Miliar, Diproyeksi Jadi Sumber PAD Baru

Sabtu, 13 Juni 2026 14:46
Haflatul Qur’an ke-6 Al-Izzah Serang, Cetak Generasi Qurani Berkarakter

Haflatul Qur’an ke-6 Al-Izzah Serang, Cetak Generasi Qurani Berkarakter

Sabtu, 13 Juni 2026 17:18
E PKK

Jadi Percontohan Penyangga IKN, Diskominfo Tangsel: E-PKK Bukan Sekadar Administrasi Digital

Sabtu, 13 Juni 2026 16:50
Intan Dorong Penguatan Kolaborasi untuk Majukan Sektor Perikanan dan Peternakan di Tangerang

Intan Dorong Penguatan Kolaborasi untuk Majukan Sektor Perikanan dan Peternakan di Tangerang

Sabtu, 13 Juni 2026 15:33
Simpan Sabu Dalam Kemasan Permen dan Sedotan, Polisi Tangkap Pengedar di Cilegon

Simpan Sabu Dalam Kemasan Permen dan Sedotan, Polisi Tangkap Pengedar di Cilegon

Sabtu, 13 Juni 2026 15:26
Bawaslu Laksanakan Pengawasan Coktas Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan

Bawaslu Laksanakan Pengawasan Coktas Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan

Sabtu, 13 Juni 2026 15:21
Pembangunan Serang Convention Center Butuh Rp230 Miliar, Diproyeksi Jadi Sumber PAD Baru

Pembangunan Serang Convention Center Butuh Rp230 Miliar, Diproyeksi Jadi Sumber PAD Baru

Sabtu, 13 Juni 2026 14:46

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Haflatul Qur’an ke-6 Al-Izzah Serang, Cetak Generasi Qurani Berkarakter

Haflatul Qur’an ke-6 Al-Izzah Serang, Cetak Generasi Qurani Berkarakter

by Yusuf Permana
Sabtu, 13 Juni 2026 17:18

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Yayasan Al-Izzah Serang menggelar Haflatul Qur'an ke-6 Tahun Pelajaran 2025/2026 dengan penuh khidmat dan rasa syukur, Sabtu...

E PKK

Jadi Percontohan Penyangga IKN, Diskominfo Tangsel: E-PKK Bukan Sekadar Administrasi Digital

by Agung S Pambudi
Sabtu, 13 Juni 2026 16:50

CIPUTAT,RADARBANTEN.CO.ID–Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menyampaikan transformasi digital di tingkat dasar bukan lagi sekadar pilihan, melainkan...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak