• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Berita Utama

Warga Gerem Mulai Kesulitan Air Bersih

Redaksi by Redaksi
Kamis, 27 Juni 2019 12:16
in Berita Utama, Umum
0
Warga Gerem Mulai Kesulitan Air Bersih

Sejumlah pegawai BPBD Kota Cilegon memantau sumber air Kali Gedung Dadap, RT 01 RW 09, Lingkungan Watu Lawang, Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol, Senin (24/6). Hasilnya, sumber mata air di lokasi tersebut sudah menyusut sehingga warga setempat terancam mengalami krisis air bersih.

0
SHARES
23
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

GROGOL – Ratusan warga di RT 01 dan RT 02 RW 09, Lingkungan Watu Lawang, mulai mengalami kesulitan air bersih. Sumber mata air di kaki gunung yang selama ini menjadi andalan warga sudah mulai berkurang.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (Darlog) pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cilegon Ahmad Mafruh mengaku telah menerima laporan tersebut. Bahkan, pihaknya telah mengunjungi mata air Kali Gedung Dadap yang berada di lingkungan tersebut.

Hasil tinjauan BPBD, menunjukkan sumber mata air di lingkungan tersebut telah menipis seiring dengan memasuki musim kemarau. “Saya terima laporan Jumat (21/6), lalu Senin (24/6) langsung asesmen sambil survei dan kontrol,” ujar pria yang kerap disapa Afruh itu, Rabu (26/6).

Kata Afruh, Watu Lawang merupakan daerah langganan kekeringan setiap musim kemarau karena lokasinya yang berada di atas perbukitan. Di Kota Cilegon, selain Watu Lawang, kekeringan juga kerap terjadi di Lingkungan Cipala dan Tembulun, Kecamatan Pulomerak. Namun, sejauh ini, Afruh mengaku, belum menerima laporan untuk di dua lingkungan tersebut.

Untuk meringankan kebutuhan air bersih di dua RT tersebut, BPBD telah memberikan bantuan air minum dalam kemasan. “Bantuan masih sebatas itu karena kondisi air masih ada hanya saja sudah menipis. Di lingkungan itu ada 210 KK, jumlah seluruh 850 jiwa,” ujar Afruh.

Terpisah, Lurah Gerem Deni Yuliandi menuturkan, air mulai berkurang sekira selama sepekan terakhir. Menurut Deni, lokasi itu sudah langganan kekeringan saat memasuki musim kemarau. Hal itu karena lokasi permukiman yang berada di daerah dataran tinggi pegunungan.

Selama ini, untuk mendapatkan air warga harus turun ke Lingkungan Kemelake dengan cara diangkut menggunakan jeriken. Jarak dari sumber air ke rumah warga berkisar tiga hingga lima kilometer. “Nanti akan saya petakan, kalau ada program bantuan sumur dalam, lokasi pengeboran sudah ada, tinggal nanti saya sounding ke PU supaya bisa diprogramkan,” ujarnya. (bam/ibm/ira)

Tags: Kekeringan
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

21 ASN Pemkab Lebak Diperiksa Inspektorat

Next Post

Wushu Banten Kantongi Tiga Tiket PON Papua

Next Post
Wushu Banten Kantongi Tiga Tiket PON Papua

Wushu Banten Kantongi Tiga Tiket PON Papua

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Guru PPPK Paruh Waktu Bakal Jadi Penuh Waktu, Ini Respons Dindik Lebak

Guru PPPK Paruh Waktu Bakal Jadi Penuh Waktu, Ini Respons Dindik Lebak

by Nurabidin
Rabu, 19 Agustus 2026 19:09
0

LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID — Rencana pemerintah pusat meningkatkan status guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu menjadi PPPK penuh...

Akhir Agustus, Semua Dapur MBG di Kabupaten Serang Wajib Kantongi SLHS

Akhir Agustus, Semua Dapur MBG di Kabupaten Serang Wajib Kantongi SLHS

by Ahmad Rizal Ramdhani
Rabu, 19 Agustus 2026 17:48
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Seluruh dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Serang diminta segera merampungkan persyaratan Sertifikat Laik Higiene...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.