SERANG – BPR Serang meluncurkan mobil kas keliling untuk menjangkau dan mendekatkan diri dengan masyarakat. Mobil layanan itu diresmikan Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah yang didampingi Wakil Bupati Serang Panji Tirtayasa di sela-sela acara Pengundian Tamasa XVIII di Pantai Batu Saung, Cinangka, Kabupaten Serang, Rabu (28/8).
Direktur Utama BPR Serang Acep Heri Suhana mengungkapkan, wilayah Kabupaten Serang sangat luas. Ada puluhan kecamatan. Sementara kantor jaringan hanya 21 yang terdiri atas kantor pusat, kantor cabang, dan kantor kas. Melihat kondisi itu, perlu ada mobil kas keliling agar mempermudah masyarakat untuk menabung.
“Nanti akan dibuatkan jadwalkan per kecamatan sehingga masyarakat yang ingin menabung bisa langsung ke mobil kas keliling,” katanya.
Sementara ini, mobil kas keliling hanya satu. Jika terus berkembang, tidak menutup kemungkinan bertambah. “Mudah-mudahan mobil layanan ini bisa semakin mengenalkan BPR Serang kepada masyarakat,” tuturnya.
Untuk mobil layanan kas keliling, lanjut dia, nasabah bisa menabung atau melakukan penarikan tunai. Masyarakat yang ingin membuka tabungan juga dilayani. Dengan layanan itu, masyarakat lebih mudah melakukan transaksi perbankan.
Soal status, Acep mengungkapkan, BPR Serang sedang mengajukan perubahan status dari perusahaan dagang menjadi perseroan terbatas. Saat ini BPR Serang sudah mengantongi izin prinsip dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang akan digunakan untuk sebagai persyaratan mengikuti proses selanjutnya di Kementerian Hukum dan HAM.
“Perubahan status ini agar BPR Serang bisa semakin berkembang dan ke depannya fokus untuk menghasilkan pendapatan,” katanya.
Kehadiran BPR Serang sebagai perbankan daerah ingin terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, salah satunya memberikan apresiasi lewat pengundian Tamasa. Program ini secara konsisten dilakukan setiap tahun dan sekarang merupakan tahun ke-18 dengan hadiah yang semakin beragam. “Agar nasabah semakin loyal menempatkan dananya di BPR Serang,” katanya.
Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah menilai, BPR Serang semakin berkembang. Hal itu bisa dilihat dari dividen yang diberikan kepada pemegang saham, yakni Pemkab Serang. Dividen itu masuk sebagai pendapatan asli daerah yang dikembalikan kepada masyarakat dalam berbagai program, salah satunya pembangunan infrastruktur.
“Untuk itu, mari bersama-sama memajukan BPR Serang karena hasilnya akan kembali kepada masyarakat. Semoga BPR Serang semakin berkembang dan bermanfaat untuk masyarakat Kabupaten Serang,” katanya. (skn/aas/ira)










