TANGERANG – Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie mendatangi Sekretariat DPC PDI Perjuangan, Kota Tangsel, Jumat (13/9) sore. Pria yang akrab disapa Pak Ben ini mengambil formulir pendaftaran penjaringan calon walikota Tangsel.
Pak Ben didampingi putranya, Erlangga Yudha tiba sekira pukul 17.00 WIB. Di sana, mereka diterima Ketua Panitia Penjaringan Suhari Wicaksono dan Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Tangsel Wanto Sugito. Usai ambil formulir, Pak Ben mengaku akan serius mencalonkan diri sebagai bakal calon walikota. “Dan, mudah-mudahan PDI Perjuangan akan bersama-sama dengan saya dalam proses pemilu mendatang,” ujarnya Jumat (13/9).
Pak Ben menambahkan akan siap memenuhi semua syarat yang diperlukan dalam proses penjaringan PDI Perjuangan. “Saya siap berkomitmen dengan PDIP. Program kerja saya, Insya Allah sejalan dengan motto perjuangan PDIP,” tambahnya.
Dia menjelaskan, visi misinya sedang disusun. Intinya, Kota Tangsel akan didorong menjadi kota perdagangan dan jasa yang menekankan pada peningkatan ketrampilan sumber daya manusia (SDM). Ia akan melanjutkan Kota Tangsel yang memiliki motto cerdas modern dan religius (c-more) berdasarkan inovasi dan teknologi. “Hampir semua partai, saya sudah melakukan komunikasi politik, perkenalan dan menyampaian maksud dan program ke depan. Sejauh ini diterima partai,” tuturnya.

Dengan mendaftarnya Pak Ben, bursa penjaringan bakal calon walikota dan wakil walikota Tangsel di PDIP makin menarik. Pak Ben menjadi bakal calon kedelapan yang mendaftar. (selengkapnya lihat info grafis-red)
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Tangsel Wanto Sugito mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Pak Ben yang berminat proses penjaringan PDIP. “Kita harapkan, akan terpilih yang terbaik dari proses penjaringan ini,” ujar Wanto.
Dikatakan Wanto, mesin partai PDI Perjuangan solid hingga tingkat ranting dan anak ranting. Siapapun nanti yang menang dalam Pilkada Kota Tangsel 2020, Wanto berpesan agar dapat merawat kebhinekaan, menelurkan kebijakan yang pro rakyat, menghasilkan Perda dan APBD yang menguntungkan rakyat.
Ketua Tim Penjaringan Suhari Wicaksono mengatakan, siapapun boleh mendaftar dalam penjaringan bakal calon walikota dan wakil walikota Tangsel. “Syarat utama, visi misi harus pro rakyat, pro NKRI dan memerangi politik identitas,” tutupnya. (asp/adm/jpg)








