TANGERANG – Desa Pangarengan, Kecamatan Rajeg, menjadi salah satu desa yang masih mempertahankan pertanian sawah di Kabupaten Tangerang. Kebijakan Kepala Desa Pangarengan Suhardi untuk mempertahankan persawahan di desanya, menjadi salah satu program pembangunan di desanya.
Suhardi mengaku, telah mendapat banyak tawaran pembelian sawah dari pengembang perumahan. Namun, Suhardi menolaknya. Ia berkomitmen mempertahankan lahan hijau di Desa Pangarengan. ”Ya biarin saja lah desa kita tetap asri seperti ini. Saya juga selalu memikirkan masyarakat saya. Saya enggak ingin disalahkan oleh masyarakat karena mengizinkan pembangunan perumahan,” ujarnya kepada Tim Saba Desa Radar Banten di ruang kerjanya.
Desa Pangarengan, kata Suhardi, sebelumnya merupakan kawasan zona merah yang kumuh. Namun, kini sudah beranjak menjadi desa berkembang. Ia berharap, pembangunan infrastruktur bisa dirampungkan tahun ini. ”Mudah-mudahan, semua masyarakat Desa Pangarengan bisa merasakan manfaat dari pembangunan infrastruktur desa,” harapnya.
Suhardi mengungkapkan, ada 3.000-an petani di Desa Pangarengan yang tergabung dalam enam kelompok tani. Ada pula warganya yang berwirausaha sebagai peternak ayam. ”Kita paling banyak petani. Peternak ayam juga ada, baik ayam potong atau ayam petelur. Saya juga ikut beternak ayam petelur. Untuk sampingan saja,” ungkapnya.
Suhardi mengaku memiliki 700 ekor ayam petelur. ”Tapi sudah ada yang mati, ada yang kepotong. Kurang tahu, (jumlah ayam petelur-red) sekarang tinggal berapa. Sehari, ayam kami memproduksi 27 sampai 28 kilogram telur. Kebanyakan sih (warga-red) di Desa Pangarengan beternak ayam potong. Ada lima orang kalau tidak salah,” jelasnya.
Sekretaris Desa Pangarengan Ade Khumaeni menambahkan, luas desanya 600 hektare, dengan jumlah penduduk 11.318 jiwa. ”Dengan jumlah laki-laki 5.920 dan perempuan 5.398. Jumlah KK mencapai 3.437. Desa ini berbatasan dengan Desa Patramanggala (Kecamatan Kemiri-red) di sebelah Utara, Kelurahan Sukamanah di sebelah Timur, Desa Daon di sebelah Selatan, dan Desa Kemiri (Kecamatan Kemiri-red) di sebelah Barat,” pungkasnya. (pem/rb/sub)










