SERANG – Pemkab Serang tahun ini menganggarkan Rp52,2 miliar untuk insentif guru honorer, guru ngaji, guru madrasah, dan operator sekolah.
Hal itu disampaikan Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah pada acara Silarurahmi bersama Guru Honorer Murni di SMPN 1 Kramatwatu, Kecamatan Kramatwatu, Kamis (30/1). Hadir Ketua DPRD Kabupaten Serang, dan ratusan guru honorer murni se-Kabupaten Serang.
Tatu mengatakan, insentif guru honorer memang tidak begitu besar jika dihitung orang perorangan. Namun, jika ditotal keseluruhan, jumlahnya cukup besar. “Kalau seluruhnya itu mencapai Rp52,2 miliar,” katanya.
Anggaran sebesar itu, untuk insentif guru K2 sebanyak 754 orang dengan nilai Rp6,3 miliar, guru honorer murni sebanyak 2.273 orang dengan nilai Rp10,9 miliar, guru madrasah diniyah (MD) 6.190 orang dengan nilai Rp14,8 miliar, guru ngaji 9.751 orang dengan nilai Rp11,8 miliar, guru PAUD, operator sekolah, dan insentif lainnya.
Tatu mengakui jika insentif untuk guru belum maksimal. Kata dia, hal itu lantaran anggaran yang dimiliki Pemkab Serang terbatas. Ia meminta para guru untuk memahami kondisi keuangan di Pemkab Serang. (Rozak)
Hasil piala Dunia 2026: Messi Cetak Hat-trick, Argentina Hajar Aljazair 3 Gol Tanpa Balas
SERANG, RADARBANTEN.CO.ID- Lionel Mesi jadi pembeda pada laga Argentina vs Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026 yang berlangsung di...
Read moreDetails









