• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Berita Utama

Warga Desak Tangkap Pengasuh Ponpes

Redaksi by Redaksi
Rabu, 29 Juli 2020 09:17
in Berita Utama, Hukum
0
Warga Desak Tangkap Pengasuh Ponpes

Warga menggeruduk sebuah ponpes salafi di Desa Citasuk, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang, Selasa (28/7) sore.

0
SHARES
19
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

SERANG – Ratusan warga mendatangi sebuah pondok pesantren (ponpes) di Kampung Batu Ceper, Desa Citasuk, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang, Selasa (28/7) sore. Warga mendesak JM, pengasuh ponpes tersebut ditangkap lantaran dituding mencabuli sejumlah santriwati.

“Yang datang tadi ratusan orang, kebetulan saya masih di lokasi untuk memantau kondisi. Warga pengennya ditangkap (JM-red),” kata warga sekitar, Anton Daeng Harahap dikonfirmasi melalui sambungan telepon.

Dikatakan Anton, massa mulai datang ke area ponpes tersebut sekira pukul 10.00 WIB. Massa mulai semakin ramai dan berduyun ke lokasi sekira pukul 15.45 WIB. Pihak kepolisian dan TNI yang menerima informasi kedatangan warga tersebut mendatangi lokasi untuk mengamankan situasi. “Ramainya pas habis Asar itu (warga datang-red). Warganya marah atas kejadian tersebut,” kata Anton.

Kabag Ops Polres Serang Kota Komisaris Polisi (Kompol) Giyarto membenarkan desakan warga agar JM ditangkap. Namun, penangkapan terhadap terduga pelaku harus proses hukum yang berlaku. “Masyarakat pengennya ditahan, tadi sudah mediasi (antara polisi dengan warga-red),” kata Giyarto.

Kata Giyarto, usai dilakukan mediasi, warga mulai membubarkan diri. “Sekarang sudah kondusif, tapi kita masih melakukan penjagaan di lokasi,” kata perwira menengah Polri tersebut.

Saat ini, sambung Giyarto, JM telah dimintai keterangan. Polisi juga masih mengumpulkan barang bukti dan keterangan saksi. “Terduga pelaku sudah diperiksa, kalau mau nangkap harus cukup bukti dulu ini yang sedang didalami (penyidik-red),” kata Giyarto.

Pasca terungkapnya kasus pencabulan di lingkungan ponpes tersebut, aktivitas belajar telah diliburkan. Pihak Kecamatan Padarincang yang meminta agar para santri mengosongkan ponpes. “Untuk tempat (ponpes-red) dikosongkan atas perintah Camat,” kata Giyarto.

JM dituding telah mencabuli 15 santriwati. Perbuatan cabul JM terungkap usai korban berinisial DA (20) barhasil kabur awal Juni 2020. Warga Mancak, Kabupaten Serang itu kabur lantaran JM akan memerkosanya. Peristiwa itu dilaporkan kepada keluarganya.

Selain DA, JM diduga sudah mencabuli MA (19), YH (14) dan ES (14). Ketiga rekan DA itu sempat membantah telah disetubuhi oleh JM. Namun, setelah dilakukan visum, ditemukan tanda bekas kekerasan benda tumpul pada alat kelamin ketiganya.

Akhirnya, ketiga gadis itu mengakui pernah disetubuhi oleh JM. Keempat korban tersebut kemudian membuat laporan ke Mapolres Serang Kota pada Rabu (22/7).  Kasat Reskrim Polres Serang Kota Ajun Komisaris Polisi (AKP) Indra Feradinata mengaku belum seluruh korban membuat laporan. “Sekarang baru empat,” kata Indra. (mg05/nda)

Tags: Pencabulan Anakpencabulan siswa
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Cuaca Buruk, Ribuan Nelayan di Lebak Selatan Tidak Melaut

Next Post

ABK Tewas Tersambar Tambang Kapal

Next Post
ABK Tewas Tersambar Tambang Kapal

ABK Tewas Tersambar Tambang Kapal

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Kabupaten Tangerang Lindungi 500 Ribu Pekerja Rentan, Coverage BPJS Tertinggi di Banten

Kabupaten Tangerang Lindungi 500 Ribu Pekerja Rentan, Coverage BPJS Tertinggi di Banten

by Mulyadi
Selasa, 8 September 2026 21:15
0

KABUPATEN TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID — Kabupaten Tangerang memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada 500 ribu pekerja rentan dengan pembiayaan bersumber dari...

Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Irigasi Kasemen

Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Irigasi Kasemen

by Ahmad Rizal Ramdhani
Selasa, 8 September 2026 20:44
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Warga Kampung Sukaluyu, Kelurahan Kasemen, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, menemukan mayat seorang pria tanpa identitas di aliran...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.