BAROS-Sosialisasi Lomba Kampung Bersih dan Aman (LKBA) Kabupaten Serang 2021 memasuki hari kedua. Tim tiga melakukan sosialisasi kepada kepala desa (kades) se-Kecamatan Baros dan Kecamatan Pabuaran bertempat di Aula Kantor Kecamatan Baros, Selasa (14/9) pagi.
Hadir pada kegiatan sosialisasi yakni delapan Kades se-Kecamatan Baros dan 14 kades se-Kecamatan Pabuaran. Hadir pula Camat Baros Basuki Mindar dan Plt Camat Pabuaran Suminta serta Kapolsek Baros AKP Wahyu dan perwakilan dari Koramil 0215/Baros Peltu Wawan S.
Sebagai narasumber, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Serang Rudy Suhartanto, Kasubdit Bhabinkamtibmas Ditbimas Polda Banten AKBP Andaryoso, dan perwakilan Radar Banten, Andre AP.
Saat menjadi narasumber, Kepala DPMD Kabupaten Serang Rudy Suhartanto mengakui, melalui LKBA Indek Desa Membangun (IDM) desa di Kabupaten Seramg meningkat. “Bahkan sudah tidak ada lagi desa sangat tertinggal di Kabupaten Serang. Sebelumnya masih ada 22 desa sangat tertinggal. Kami tegaskan, ini peran besar dari gelaran LKBA,” kata Rudy.
Bahkan, Desa Cikolelet yg merupakan juara umum LKBA 2020 sukses menempati perinhkat ke-6 nasional sebagai desa wisata tahun 2020. “Karena Cikolelet juara umum LKBA 2020, maka kami wakilkan untuk lomba tingkat nasional. Alhamdulillah, dari 40 ribu desa se Indonesia, Cikolelet menempati peringkat ke 6. Ini sangat luar biasa,” terangnya.
Sementara itu, Kepala Desa Sindangheula, Kecamatan Pabuaran, Suheli mengatakan, pihaknya akan langsung bergerak menyiapkan kampung (RW) yang akan mengikuti lomba LKBA 2021. “Ini mah harus langsung tancap gas. Gak ada waktu lagi, karena hanya ada dua bulan untuk berbenah dan menata lingkungan,” ungkapnya. (Andre)











