2. Jangan Sering Dicas Semalaman
Rata-rata smartphone dan gadget lainnya telah dibekali teknologi canggih yang akan membuat aliran listrik berhenti saat baterai penuh. Tapi bukan berarti ini 100% aman bagi baterai. Akan lebih baik jika kamu cabut baterai saat indikator pengisian telah mencapai 90%, tidak harus menunggu 100%.
3. Jangan Gunakan Charger yang Bukan Bawaan
Di pasaran, banyak beredar adapter charger yang dibekali kemampuan fast charging. Namun perlu diketahui isi ulang baterai dengan charger palsu atau bukan bawaan itu berbahaya. Pastikan untuk hanya menggunakan charger yang bukan bawaan jika dalam keadaan darurat saja.
4. Jangan Mengisi Ulang Sambil Tetap Dipasangi Case Tambahan
Case tambahan seperti hardcase, softcase, atau bumper memang akan membuat smartphone jadi aman dan nyaman digunakan. Tapi penggunaan case tambahan saat proses isi ulang baterai justru akan membuat smartphone cepat rusak karena aliran panas di permukaan jadi terhalang. Sebaiknya cabut case apa pun dari smartphone saat diisi ulang.
5. Jangan Terlalu Sering Mengecas Baterai Laptop
Wajar jika laptop kamu terus-terusan dicas karena takut kehabisan baterai saat mengetik tugas kantor atau kampus. Tapi agar laptopmu awet, sebaiknya biarkan baterai laptop kosong 0% setiap 3 bulan sekali untuk menjaga akurasi status battery bar.

