Dengan adanya bantuan Jamsosratu dari Pemprov Banten, politikus Partai Golkar ini mengatakan, hal itu berdampak pada sektor ekonomi di Banten. “Kalau kita lihat pemberian Jamsosratu ini dapat memacu pertumbuhan ekonomi. Masyarakat bisa mandiri untuk memenuhi kebutuhannya,” ujar Andika.
Kata dia, Jamsosratu ikut andil dalam pemulihan ekonomi nasional. Namun, perlu diingatkan agar penerima manfaat dapat mempergunakan bantuan itu sebaik-baiknya untuk kebutuhan pokok yang menunjang kesejahteraan masing-masing keluarga. “Tidak boleh untuk konsumtif. Bantuan ini bisa digunakan untuk pembelian seragam atau modal usaha kecil-kecilan,” tuturnya.
Sekretaris Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Banten Budi Darma mengatakan, besaran Jamsosratu tak jadi dipangkas. “KPM tetap menerima Rp1 juta,” ujar Budi.

