SERANG – Menanggapi Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Kantor Pertanahan Kabupaten Lebak yang dilakukan oleh Ditreskrimsus Polda Banten pada Jumat (12/11/2021), Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Banten, Rudi Rubijaya mengatakan pihaknya ikut prihatin atas kejadian tersebut.
Rudi membenarkan adanya OTT di Kantor Pertanahan Kabupaten Lebak pada Jumat (12/11) sekitar pukul 18.10 WIB diduga terkait pungutan di luar ketentuan. “Saat ini sudah empat pegawai yang diperiksa oleh Polda Banten, dengan rincian tiga orang Pegawai Negeri Sipil dan satu orang PPNPN Kantor Pertanahan Kabupaten Lebak,” ujarnya melalui press release kepada Radar Banten, Sabtu (13/11).
Ia menyampaikan bahwa untuk saat ini Kanwil BPN Provinsi Banten masih memantau perkembangan kasusnya. Ia juga menambahkan bahwa Kanwil BPN Provinsi Banten sangat menghormati proses yang saat ini sedang berjalan di Polda Banten. “Kami menghormati proses pemeriksaan yang sedang berlangsung. Kami masih menunggu hasil pemeriksaan seperti apa,” ujarnya.











