PANDEGLANG – Plafon ruang belajar SD Negeri Perdana 3 di Kampung Babakankaweni, Desa Perdana, Kecamatan Sukaresmi ambrol pada Kamis (25/11) lalu. Tidak ada korban dalam kejadian tersebut, karena para siswa sedang istirahat di luar ruangan.
Kepala SDN Perdana 3 Mulyadi mengatakan, kondisi bangunan sekolah dasar yang dipimpinnya sudah lapuk. Gedung tersebut dibangun pemerintah daerah pada 2006 lalu dan belum pernah mendapatkan sentuhan anggaran rehabilitasi. Karena itu, plafon empat ruang belajar ambrol dan kondisinya kini membahayakan keselamatan para siswa dan guru.
“Iya palfonnya ambrol, karena sejak 2006 belum direhab lagi oleh pemerintah daerah,” kata Mulyadi kepada Radar Banten, kemarin.
Akibat kejadian tersebut, ruang belajar kelas II, III, IV, dan V terpaksa dikosongkan oleh pihak sekolah. Para siswa kemudian menggunakan ruang perpustakaan untuk kegiatan belajar mengajar (KBM) dan ruang kelas lain secara bergantian. Upaya tersebut dilakukan agar KBM di sekolah tetap berjalan dengan baik dan lancar.
“Waktu kejadian anak-anak sedang istirahat dan ada di luar kelas semuanya. Enggak ada korban luka,” terangnya.











