CILEGON – Sekitar satu kilometer berada pada ketinggian lebih kurang 100 meter diatas permukaan laut, menumpang di rumah Bapak Sunar di Lingkungan Buah Dodol, Kelurahan Suralaya, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, berlangsung kegiatan belajar Pendidikan Anak Usia Dini (Paud). Kegiatan di PAUD Al-Amin ini sudah berjalan dua tahun. Kini, harapan baru terhadap PAUD tersebut kian membuncah. Selain ada warga yang tergerak menghibahkan tanahnya untuk lokasi sekolah ini. Di saat sama, donasi dari banyak pihak, termasuk PT. IRT selaku pengelola PLTU Jawa 9&10, juga membuat para guru dan pengelolanya antusias akan operasional yang lebih baik lagi.
“Semoga pembangunan gedung PAUD Al-Amin bisa segera rampung, sehingga bisa difungsikan dan dimanfaatkan dengan baik,” kata Siti Anastasya Putri atau sering dipanggil Tasya, salah seorang guru PAUD AL-Amin yang sudah dua tahun mengajar di sana.
“Kami para guru hanya mampu bersyukur dan berterimakasih atas tangan-tangan para donatur yang sudah memperhatikan dunia pendidikan, lam hal ini, semoga PT IRT selama menjalankan bisnis mendapat keberkahan,” sambungnya Tasya.
Antusiasme warga sekitar untuk menyekolahkan anak-anaknya di PAUD itu memang cukup tinggi. Para pengajar yang notabene masyarakat Suralaya, pun termotivasi untuk terus mengabdi demi meratanya pendidikan anak sebelum sekolah dasar (SD) tersebut dengan adanya fasilitas pendidikan meski beroperasi seadanya itu .










