“Kita sudah ada titik evakuasi, jalurnya saat ini sudah bisa dilalui kendaraan jadi bisa lebih mudah,” ujar Joni kepada Radar Banten, Kamis (2/12).
Menurut Joni untuk mitigasi bencana khususnya penanganan terhadap karyawan sudah sangat siap, namun untuk penanganan terhadap pabrik, hal itu bergantung pada kondisi.
“Karena bencana tsunami kan tidak terprediksi, tapi jika sudah ada tanda-tanda, kita langsung jalankan prosedur mematikan mesin,” ujarnya.
Joni berharap perkiraan BMKG itu tidak terjadi, karena ketinggian gelombang delapan meter bisa menutup area industri yang ada di pesisir.
General Affair PT MCCI, Reza Mulana menjelaskan, pihaknya sudah mempunyai prosedur keselamatan untuk karyawan, masyarakat dan perusahaan.











