SERANG – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMTPSP) Kota Serang memasang target investasi senilai Rp7 triliun tahun ini. Nilai ini naik Rp2 triliun dari tahun sebelumnya. Keberadaan kawasan industri di Kasemen dan Walantaka membuat DPMPTSP optimistis.
Plt Sekretaris DPMPTSP Kota Serang Sugiri menjelaskan, tahun lalu, nilai investasi telah mencapai target yang ditetapkan APBD 2021, yakni Rp5 trilliun. Sehingga, kenaikan Rp2 triliun bisa terealisasi di tahun ini. “Harus selalu optimis atas apa yang akan kita tetapkan,” katanya, Minggu (16/1).
Dikatakan Sugiri, target optimis diraih dengan adanya kawasan Industri di Kecamatan Taktakan dan Kasemen. Ditambah Pemkot Serang telah menyusun Raperda pendukung investasi di Kota Serang. “Saat ini memang yang diharapkan ada investor yang masuk ke kawasan industri yang ada di Kelurahan Pengampelan, Pabuaran, Kasuluhan, Kecamata Taktakan,” terangnya.
Sementara untuk realisasi investasi di tahun 2021 yang mencapai target di dominasi dari sektor perumahan. Sebab, Kota Serang sebagai daerah penyangga dua kawasan industri. Yakni, Kota Cilegon, dan Kabupaten Serang. “Kota Serang ini memang masih cukup seksi untuk dilirik oleh developer perumahan,” tuturnya

