TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kota Tangerang tengah mengkaji aturan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas. Kemungkinan peluang untuk dilaksanakannya PTM secara permanen dapat dilakukan.
Epidemiolog Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) dr. Iwan Ariawan, antibodi masyarakat Kota Tangerang telah mencapai puncaknya.
Antibodi sendiri didapat seseorang melalui dua cara. Yaitu melalui vaksin, atau terinveksi terlebih dahulu Covid-19. “Menurut survei pada November 2021, sudah 93 persen penduduk Kota Tangerang terbentuk antibodi,” ujar Iwan dalam rapat virtual bersama jajaran Pemkot Tangerang atas undangan Walikota Tangerang Arief R Wismansyah, Senin (14/3/2022).
Menurut Iwan, atas dasar ini, PTM terbatas dilaksanakan dan masih aman sampai saat ini. “Karena antibodi masyarakat sudah cukup baik, lalu OTM saya kira masih aman, asalkan kita tetap menjaga protokol kesehatan,” jelasnya.
Sementara Walikota Tangerang Arief R Wismansyah mengungkapkan, kajian terkait PTM terbatas ini dilakukan untuk menentukan aturan PTM bisa lebih dilonggarkan, bahkan permanen.
“Kita perlu masukan dari ahli, apakah kita bisa berikan lagi pelonggaran PTM terbatas? Atau perlu kita perketat lagi,? ujar Arief.
Arief menjelaskan, saat ini pemerintah pusat juga sudah memberikan banyak kelonggaran terhadap aktivitas masyarakat. Tidak terkecuali diperbolehkannya PTM di beberapa wilayah di Indonesia termasuk di Kota Tangerang. Kendati demikian, dalam rapat ini Pemkot Tangerang belum memutuskan apapun dan masih akan membahas aturan lebih lanjut terkait PTM terbatas.
Reporter: Syaiful Adha
Editor : Widodo











