Maman menyampaikan, masalah stunting harus menjadi fokus bersama untuk pencegahan dan meminimalisir kasus stunting di Kota Cilegon.
“Karena kalau Dinkes saja hanya 30 persen mengatasinya, tapi jika kita kerjakan bersama-sama insyaallah 100 persen kita bisa mengatasi masalah stunting di Kota Cilegon,” tegasnya.
Sementara Kepala Dinkes Kota Cilegon Ratih Purnamasari menjelaskan, pentingnya memberikan perhatian pada periode kehamilan seribu hari pertama untuk meminimalisir resiko kekurangan gizi.
“Ini pentingnya untuk memberikan perhatian pada periode kehamilan 1.000 hari pertama kehidupan untuk meminimalisir resiko kekurangan gizi agar anak tumbuh sehat,” tuturnya.
Ratih menyampaikan, bahwa kekurangan gizi sangat memengaruhi perkembangan, pertumbuhan dan metabolisme hingga anak tumbuh dewasa.
“Kekurangan gizi dapat mempengaruhi hambatan perkembangan kognitif, pertumbuhan dan hambatan metabolisme yang rentan hingga anak tumbuh dewasa. Selain itu, dampak negatifnya adalah kecerdasan produktivitas yang menjadi rendah, tubuh pendek, dan risiko terserang penyakit kronis,” ungkapnya.
Reporter : Rajudin
Editor : Merwanda











