Lagi-lagi pembahasan mengenai karya ilmiah ini juga berlangsung dinamis. Asesor Prastiwi menyarakan agar dosen pascasarjana memberikan tugas dengan tegas kepada mahasiswa untuk membuat karya ilmiah dan mempublikasikan karyanya di jurnal nasional yang terakreditasi. “Ini harus dibuat aturan yang jelas. Buat karya ilmiah mulai dari tema-tema dasar dulu. Agar tercapai dulu tujuannya,” kata Prastiwi.
Pada sesi ketiga, asesor meminta penjelasan kepada Ketua LPPM Untirta Dr Rusmana, soal bagaimana cara mengelola atau pengaturan penjaminan mutu. “Kami melakukan audit mutu internal,” jawab Dr Rusmana.
Dr Rusmana beserta staf kemudian menampilkan hasil audit beserta skornya.
Sesi selanjutnya adalah konfirmasi kepada jajaran Prodi Ilkom. Dipimpin Ketua Prodi Dr Nia Kania Kurniawati, didampingi antara lain Ail Muldi, Idi Dimyati, dan lainnya.
Ini adalah sesi yang paling krusial sekaligus dinamis. Asesor mengkonfirmasi sebanyak mungkin terkait data-data kelengkapan Prodi Ilkom.
Kedua asesor banyak memberikan masukan untuk kemajuan dan kelengkapan Prodi Ilkom ke depan agar lebih kompetitif.
Sabtu, 9 April ini, asesmen berlangsung dengan menghadirkan para dosen dan mahasiswa pascasarjana.
Penulis: M Widodo











