Islam mengajarkan seluruh aspek kehidupan. Termasuk menjaga kesabaran pun diatur dalam Islam. Karena sabar adalah termasuk perilaku mulia yang sangat perlu untuk dilakukan oleh seluruh umat.
Dengan sabar masalah yang kita hadapi akan menjadi lebih ringan. Dengan sabar masalah yang kita hadapi bisa diselesaikan dengan baik. Dengan sabar masalah yang kita hadapi dapat diselesaikan tanpa menyisakan rasa sakit hati. Dengan sabar pula kita akan senantiasa menjalani kehidupan dengan lebih tenang, lebih tenteram serta tidak gelisah.
Hakikat Sabar
Sabar adalah salah satu terapi penyakit hati. Kata sabar mudah diucapkan namun aplikasinya dalam kehidupan butuh kesungguhan. Ketika seseorang yang mendapat musibah dapat menghadapinya dengan ikhlas dan sabar, maka Allah akan menaikkan keimanannya dan menyediakan pahala baginya menjadi salah satu keutamaan sabar.
Allah SWT tidak akan pernah memberikan cobaan atau ujian yang berat di luar batas kemampuan umatNya. Maka dari itu, kita harus bersyukur ketika Allah memberikan ujian yang bertanda bahwa Allah masih menyayangi umatNya
RAMADHAN Melatih Kesabaran
Kini kita berada di bulan Ramadhan yang disebut juga dengan syahrus shabr, bulan kesabaran. Dikatakan demikian karena pada bulan ini umat Islam dilatih untuk bersabar melalui ibadah puasa. Menahan lapar adalah latihan sabar. Menahan dahaga adalah latihan sabar. Menahan untuk tidak berhubungan suami istri di siang hari bulan Ramadhan adalah latihan sabar. Menahan agar tidak marah adalah latihan sabar. Menahan untuk tidak mengumpat adalah latihan sabar.
Menurut istilah, sabar adalah : Menahan diri dari kesusahan dan menyikapinya sesuai syariah dan akal, menjaga lisan dari celaan, dan menahan anggota badan dari berbuat dosa lainnya.Lalu bagaimanakah Ciri-ciri orang sabar.??
Orang yang sabar biasanya memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
- Giat bekerja
- Tidak mudah marah
- Rajin beribadah
- Suka bersedekah dan membantu orang lain
- Tidak berbicara kotor
- Senantiasa mengalah demi kebaikan,
- Ikhlas.










