Saat itu, mereka kaget ketika melihat pintu ruangan dalam kondisi terbuka.
“Di dalam ruangan sudah berantakan, kemudian barang-barang enggak ada,” ujarnya.
Ia mengatakan, maling mengambil laptop sebanyak lima unit dan kipas angin tiga unit. Ia menaksir kerugian sekira Rp30 juta.
“Itu semuanya milik sekolah,” ujarnya.
Gozali mengaku sudah melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.
“Dari pihak Polsek Pamarayan sudah datang ke TKP,” ucapnya.*
Reporter: Abdul Rozak
Editor: Agus Priwandono










