CILEGON – Pemkot Cilegon menggelontorkan anggaran hibah hingga miliaran rupiah untuk lembaga keagamaan maupun pondok pesantren hingga masjid.
Mengingat anggaran yang digelontorkan berasal dari negara, maka para pengurus harus membuat laporan yang sesuai dengan aturan pemerintah.
Melalui Bagian Kesejahteraan Masyarakat Setda Kota Cilegon menyelenggarakan kegiatan pembinaan SDM penerima hibah lembaga keagamaan di Aula Setda II, Senin (4/7).
Kepala Bagian Kesejahteraan Masyarakat Setda Kota Cilegon Rahmatullah menjelaskan, tahun ini untuk lima lembaga keagamaan Pemkot menggelontorkan hibah sebesar Rp5,4 miliar.
Kemudian, untuk honor guru ngaji berkisar di Rp28 miliar lebih. Selanjutnya, untuk 85 masjid atau musola, pemerintah menganggarkan Rp1,6 miliar, empat pondok pesantren sebesar Rp110 juta, dan untuk empat yayasan sebesar Rp105 juta.
“Beberapa minggu yang lalu, kami telah melakukan monitoring kepada lembaga – lembaga yang telah menerima bantuan hibah, dan kedepan kami akan lanjutkan monitoring kembali bagi penerima hibah yang saat ini kami kumpulkan dengan tujuan agar laporan penggunaan hibah segera dilengkapi dan disampaikan kepada bagian kesra kota Cilegon,” jelasnya.
Pada kesempatan itu sebanyak 75 orang perwakilan dari utusan pengurus DKM, madrasah, yayasan dan lembaga keagamaan lainnya se- kota Cilegon mengikuti pelatihan itu.
Walikota Cilegon Helldy Agustian menjelaskan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan tanggung jawab pelaporan dana hibah.
“Pembinaan ini bertujuan untuk meningkatkan rasa tanggung jawab terkait dengan kewajiban pengurus lembaga keagamaan dalam membuat dan menyampaikan laporan bantuan hibah serta sebagai salah satu langkah untuk menambah wawasan,” ungkapnya.
Helldy meminta kepada penerima hibah untuk mengelola dana hibah secara transparan dan sebaik mungkin.
“Pemberian bantuan hibah untuk masjid ini merupakan salah satu program kami, jadi kami minta agar penggunaan dana hibah ini dapat dilakukan secara transparan sebab ini adalah uang negara yang harus dipertanggung jawabkan dan di publish secara terbuka kepada masyarakat,” ucapnya.
Helldy berharap pemberian hibah ini dapat memberikan manfaat bagi lembaga keagamaan untuk merealisasikan kegiatan yang direncanakan.
“Saya berharap semoga dana hibah ini dapat memberikan manfaat yang baik kepada lembaga yang menerima, sehingga dengan bantuan ini diharapkan kegiatan – kegiatan yang direncanakan dapat segera direalisasikan,” ungkapnya. (bam/alt)











