TELUKNAGA, RADARBANTEN.CO.ID – Pabrik pengolahan air aki yang berlokasi di wilayah RT 004, RW 09 Desa Kampung Melayu Barat Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang dikeluhkan warga sekitar. Pasalnya terdapat bau menyengat dan menjadikan air sumur menjadi keruh, pekat, bau dan berubah warna.
Salah satu warga RT 004, RW 09 Fredy Frasetyo mengatakan, pabrik yang kurang lebih sudah beroperasi hampir lima tahun ini, sangat merugikan dirinya dan keluarganya yang tinggal bersebelahan dengan lokasi pabrik pengolahan air aki tersebut.
“Pabrik pengolahan air aki tersebut sangat membuat air sumur saya dan air sumur saudara saya menjadi keruh dan berubah warna, sehingga jika digunakan untuk mandi badan terasa seperti kebakar, dan tidak bisa di minum,” katanya, Rabu (27/7).
Menurutnya, awalnya pabrik aki tersebut hanya sebatas penyulingan biasa, tapi semakin kesini produksinya semakin meningkat, sehingga menimbulkan dampak pencemaran lingkungan sekitar.
“Pada awal pembukaan pabrik ini, kami warga diberikan edukasi dan sosialisasi bahwa produksi air aki tersebut tidak berbahaya, tapi kenyataannya sekarang sangat mencemari sumur-sumur kami,” cetusnya.
Fredy menambahkan, dirinya meminta kepada aparat yang berwenang untuk segera meninjau lokasi pabrik tersebut karena sudah sangat mengganggu lingkungan sekitar.
“Saya minta aparat yang berwenang untuk segera menutup pabrik pengolahan air aki ini, yang jelas-jelas telah mencemari sumur-sumur kami,” tegasnya.
Sementara, Kepala Desa Kampung Melayu Barat, Kecamatan Teluknaga Subur Maryono menambahkan, kalau persoalan yang ada di wilayah RT 004 RW 09 merupakan persoalan dalam hal tanah. ”Sepertinya itu mah persoalan soal tanah,”singkatnya melalui telepon WhatsApp. (Mul)












