Namun, ia merasa segan ketika ada penjaga di depan pintu masuk toilet. “Ya, secara gak langsung tuh penjaga ngomong. Lu bayar ya abis ke toilet. Kan gitu,” ujarnya, Jumat 5 Agustus 2022.
Menurut Asrul, ia sendiri tak begitu mempersoalkan uang Rp2 ribu, hanya saja ketika ada pejabat tinggi seperti menteri dengan tegas melarang praktek ini, namun pihak SPBU seolah tutup mata dan tak mempedulikannya.
“Ya sekarang omongan menteri aja gak di gubris. Gimana tuh? Saya sih gak begitu mempersoalkan ya, tapi kan ini menyangkut kepatuhan terhadap aturan,” jelasnya.
Diketahui, Menteri BUMN Erick Thohir pada 22 November tahun lalu memposting video dirinya berada di rest area SPBU Probolinggo. Ia berbincang dengan penjaga toilet, kemudian ia menasehati penjaga toilet untuk tidak menarik uang pada konsumen.
“Kenapa gak gratis? Inikan fasilitas umum. Nanti ditelepon pak Agus (pemilik SPBU-red). Kenapa toilet aja masih bayar, padahal kan sudah bisnis bensin,” ujar Erick.
Di akhir video, Erick bahkan menegaskan kepada Direksi Pertamina menekan pemilik jajarannya dan pemilik SPBU swasta menggratiskan fasilitas toilet. (*)
Reporter: Syaiful Adha.
Editor: Agung S Pambudi











