SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Penyebab kematian Okta Andrianto (37), sopir truk asal Palembang, yang jasadnya ditemukan di pinggir Tol Tangerang-Merak KM 68, Lingkungan Bogeg, Kelurahan Banjaragung, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Minggu (7/8) lalu, terungkap. Korban tewas karena diduga penyakit jantungnya kambuh saat duel dengan DM, sopir truk asal Jakarta. DM pun ditetapkan sebagai tersangka.
DM telah ditangkap. Penyidik kepolisian menahannya di Rutan Polresta Serang Kota.
“Kami menduga, akibat dari perkelahian itu korban mengalami gangguan di bagian jantung dan meninggal dunia,” ungkap Kasatreskrim Polresta Serang Kota Ajun Komisaris Polisi (AKP) David Adhi Kusuma, kemarin (18/8).
David menjelaskan, dari pemeriksaan saksi-saksi dan barang bukti, penyidik berhasil mengindentifikasi pelaku yang terlibat duel dengan korban. “Yang bersangkutan (DM-red) mengaku telah berkelahi dengan korban (hasil pemeriksaan-red). Pertikaian keduanya terjadi di KM 71 sebelum Rest Area Bogeg,” ungkap David.
David mengungkapkan, pemicu perkelahian antara Okta dan DM disebabkan saling salip kendaraan, yang menyebabkan keduanya emosi. “Pemicunya (perkelahian-red) saling salip di jalan tol. Barang bukti kendaraan sudah kami amankan di Mapolresta Serang Kota satu truk dan minibus,” kata David.










