• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Utama

Transformasi Layanan Berbasis Agama

Redaksi by Redaksi
Senin, 26 September 2022 09:31
in Utama
Transformasi Layanan Berbasis Agama

Ilustrasi : Ruang pelayanan terpadu satu pintu Kanwil Kemenag Provinsi Banten.

Oleh : Dr. H. Encep Safrudin Muhyi, MM, M.Sc

Menyikapi paradigma baru dalam perkembangan dunia birokrasi sebagai agen layanan public (public service agency) di masyarakat yang sedang berubah seperti Indonesia,sangat menarik untuk diperbincangkan.

Kementerian Agama sebagai agen layanan umat beragama ikut tertantang dengan adanya paradigma tersebut. Transformasi layanan dalam kondisi atau era disrupsi saat ini suatu hal yang sangat penting dan tak dapat diabaikan.

RelatedPosts

Lapas Serang

Lapas Serang Gelar Razia Gabungan di Seluruh Blok Hunian

Rabu, 23 September 2026 11:02
Kejari Serang

Buron Dua Tahun, Terpidana Penggelapan Ditangkap Kejari Serang

Rabu, 23 September 2026 08:26
Gunung Anak Krakatau

Status Gunung Anak Krakatau Turun Jadi Waspada, Pariwisata Banten Dapat Angin Segar

Rabu, 23 September 2026 07:04
anak tercebur sumur Lebak

Tim SAR Evakuasi Anak Tercebur Sumur di Cibadak Lebak, Korban Meninggal

Rabu, 23 September 2026 06:53
Dr. H. Encep Safrudin Muhyi, MM, M.Sc

Kepemimpinan yang melayani (servant leadership) adalah pemimpin yang menjadikan pelayanan sebagai substansi utama dalam kepemimpinan. Dalam persfektif ini pilihan pertama dan utama dari kepemimpinan bukanlah masalah metode dan tehnik memimpin, melainkan justru adalah pilihan untuk melayani.

Jika pilihan ini yang menjadi landasan pondasi moral pemimpin, maka kekuasaan hirarkis yang memisahkan pemimpin dari pengikut tidak akan terkorupsi. Pemimpin yang melayani adalah pemimpin yang mempunyai semangat spiritual yang tinggi sehingga melayani baginya merupakan realisasi sebuah risalah yang turun dari Tuhan Semesta Alam untuk mengatur kehidupan manusia dalam semua aspeknya sebagai mahkluk istimewa,yakni yang berperan sebagai pemimpin di permukaan bumi.

Dalam persfektif agama (Baca : Islam) seorang pemimpin lebih bersikap pengabdian dalam makna “unconditional commitment” untuk menuju sebuah kesuksesan besar dalam mengemban tugas. Hal inilah yang akan melahirkan inovasi dan motivasi dengan pondasi spiritual bagi pelayanan unggul yang sustainable.

Menurut pandangan ini pelayanan sejatinya lahir dari komitmen yang tidak bersyarat terhadap orang lain. Dan ini adalah hasil dari merasakan keadaan (empaty), kasih sayang (compassion),rendah hati (humility), dan cinta (love) terhadap orang lain. Al-Quran dan Sunnah Rasul sesungguhnya telah bicara 1.400 tahun lebih dahulu tentang empathy, compassion dan humanity ini,diantaranya dapat kita lihat pada hadist Riwayat Abu Daud sbb : “Orang-orang yang belas kasih akan dirahmati (dikasihi) oleh Ar-Rahman, kasihanilah yang di permukaan bumi niscaya yang berada di langit akan mengasihimu” (HR. Abu Daud).

Kemudian terdapat pula dalam surat Al-Furqan ayat 63 :  Artinya : Dan hamba-hamba Tuhan yang Maha Penyayang itu (ialah) orang-orang yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka,mereka mengucapkan kata-kata (yang mengandung) keselamatan. (Qs. 25 : 63).

Dengan demikian agama ( baca : Islam ) membawa pesan yang sangat kuat untuk melayani orang lain dalam arti yang seluas-luasnya sebagai bagian dari realisasi risalah. Tidak ada satu amalan,sekalipun berbentuk ritual individu,yang tidak membawa dampak kepada orang lain. Bahkan sejatinya iman seseorang dalam perspektif Islam justru akan teruji dari kepedulian dan pelayanannya kepada orang lain. Apalagi dalam kerangka kepemimpinan sosial. Pelayanan kepada pengikut dan kepada umat sudah merupakan hakikat dasar yang tidak tertawarkan lagi dari kepemimpinan.

Pemimpin spiritual yang berpengaruh adalah pemimpin yang melayani. Namun ia melayani realisasi sebuah risalah yang turun dari tuhan Semesta Alam,untuk mengatur kehidupan manusia dalam semua aspeknya sebagai makhluk istimewa, yakni yang berperan sebagai pemimpin di muka bumi. Mereka yang yang menjadi pelayan realisasi risalah ini mencakup para rasul,para Nabi dan para ahli warisnya yang utama (warasatul anbiya), hingga mereka yang mengabdikan diri untuk da’wah pada berbagai sector kehidupan sekarang.

Dalam perspektif kepemimpinan spiritual, pelayanan mengandung makna unconditional commitment terhadap suksesnya perwujudan misi kepemimpinan. Pelayanan atau pengabdian mengisyaratkan suatu kondisi selflessness/penihilan diri,yang dengan demikian juga berarti penghambaan atau penyerahan diri kepada Allah swt,semata. Sikap melayani muncul dari rasa kasih sayang dari dalam dirinya.

Hal ini sejalan dengan Hadits Rasulullah saw yang diriwayatkan dari Abdullah bin Umar,bin Ash Ra, Rasulullah bersabda, “Orang yang berbalas kasih pasti dikasihi oleh Yang Maha Pengasih,berbalas kasihlah kepada yang dibumi,niscaya para penghuni langit akan berbalas kasih kepadamu sekalian.” HR. Abu Daud dan Tirmizi.

Siapa saja yang ingin mengasah pisau kepemimpinannya akan menampilkan dirinya sebagai seorang yang cinta melayani atau disebut juga dengan stewardship. Menurut Stephen Copey (2006), seorang steward adalah orang yang terpanggil untuk secara bertanggung jawab mengurus segala sesuatu yang dipercayakan kepadanya. Kita adalah sterword terhadap waktu,bakat-bakat dan segala sumber daya kita. Kita mengemban tanggungjawab di tempat kerja dan dalam masyarakat.

Demikian seorang pemimpin yang berpusatkan pada nilai-nilai spiritual,melayani tidak dengan memberi materi, tetapi memberikan sebongkah hati. Dengan tulus mereka tidak hanya mendengar dengan telinganya,tetapi hatinya.

Mereka melayani bukan ingin mewujudkan kepuasan,melainkan ingin mewujudkan cinta. Mereka melayani bukan kerana pamrih apapun karena dia hidup semata-mata untuk melayani. Setiap kali kita melayani,hati kita semakin benderang. Para pemimpin yang mukhlish melayani dengan cinta bukan karena tugas atau pengaruh dari luar,melainkan benar-benar sebuah obsesi yang sangat mendalam bahwa aku bahagia karena melayani.

Melayani atau menolong orang lain merupakan bentuk kesadaran dan kepedulian terhadap nilai kemanusiaan. Memberi pelayanan dan pertolongan merupakan investasi yang kelak akan dipetik keuntungannya,tidak hanya di akhirat tetapi juga di dunia.

Dengan demikian,pelayanan bukan hanya berhenti pada ara-ara yang bersifat tehnis (hardware),misalnya cara dan keserasian berpakaian,tersenyum dan lain sebagainya,melainkan juga berkaitan dengan suasana hati (software),yaitu ketulusan dan memberikan makna pada pelayanan sebagai suatu prinsip hidup.

Prinsip hidup demikian dapat dilakukan dengan beberapa langkah denan model pelayanan sebagai berikut: Pertama, Melayani itu ibadah dan karenanya harus ada rasa cinta dan semangat yang membara dalam hati pada setiap tindakan pelayanan. Kedua, Memberi dahulu dan Anda akan menerima. Ketiga, Mengerti orang lain terlebih dahulu sebelum ingin dimengerti. Keempat, Bahagiakanlah orang lain telebih dahulu dan kelak anda akan menerima kebahagiaan melebihi dari pada yang anda harapkan, Kelima, Lakukanlah empati yang sangat mendalam dan tumbuhkan sinergi dan Keenam, Gunakan tehnologi sebagai media layanan.

Sebab itulah bahwa seorang profesional hakikatnya adalah orang yang menjadikan dirinya sibuk untuk memberikan pelayanan. Mereka merasa bahagia dan memiliki makna apabila hidupnya dipenuhi dengan pelayanan. Mereka menerjemahkan service bukan hanya sekadar sebuah kata, melainkan memiliki makna yang berdimensi luas yang tidak hanya duniawi oriented tetapi juga ukhrawi oriented. Semoga Bermanfaat. (*)

Penulis Adalah Kepala Bidang Pendidikan Agama & Keagamaan Islam Kanwil Kementerian Agama Prov. Banten, Penulis Buku Islam Dalam Transformasi Kehidupan& Buku Kepemimpinan Pendidikan Transformasional, dan Pimpinan Pondok Pesantren Fathul Adzmi, Pandeglang

Tags: Encep Safrudin MuhyiTransformasi Layanan Berbasis Agama
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Mengenal Kesenian Beluk

Next Post

bank bjb Manjakan Nasabah dengan Konser Westlife The Wild Dreams Tour 2022

Next Post
bank bjb Manjakan Nasabah dengan Konser Westlife The Wild Dreams Tour 2022

bank bjb Manjakan Nasabah dengan Konser Westlife The Wild Dreams Tour 2022

tukin kepala sekolah Banten

Tukin Kepala Sekolah Banten Rp14,5 Juta Disorot, DPRD Minta Dipotong

Selasa, 22 September 2026 13:14
tukin kepala sekolah Banten

Tukin Kepala Sekolah Banten Rp14,5 Juta Disorot, Dimyati: Kita Evaluasi

Selasa, 22 September 2026 14:06
Deden Syukron wafat

Tokoh Kabupaten Tangerang Deden Syukron Tutup Usia

Rabu, 23 September 2026 14:26
Penadahan modul tower

Pengadilan Negeri Serang Vonis Lisa 3 Bulan 15 Hari Kasus Modul BTS

Rabu, 23 September 2026 09:03
Kejari Serang

Buron Dua Tahun, Terpidana Penggelapan Ditangkap Kejari Serang

Rabu, 23 September 2026 08:26
Neng Siti Julaeha Dikukuhkan Jadi Ketua DPW PPP Banten, Berambisi 2029 Hijaukan Banten

Neng Siti Julaeha Dikukuhkan Jadi Ketua DPW PPP Banten, Berambisi 2029 Hijaukan Banten

Selasa, 22 September 2026 10:46
Tukin Kepala Sekolah Banten

Anggota Komisi V DPRD Banten Tolak Pemotongan Tukin Kepala Sekolah Rp14,5 Juta

Rabu, 23 September 2026 14:32

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

PT KBS Raih Radar Banten CSR Award 2026 Berkat Program Sustainability Center

PT KBS Raih Radar Banten CSR Award 2026 Berkat Program Sustainability Center

by Adam Fadillah
Kamis, 24 September 2026 06:58
0

CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID — PT Krakatau Bandar Samudera (KBS) meraih penghargaan Radar Banten CSR Award 2026 kategori Lingkungan, subkategori Waste Management...

Deden Deni Raih Radar Banten Award 2026, Dorong Pemerataan Pendidikan dan Penguatan Sekolah Swasta

Deden Deni Raih Radar Banten Award 2026, Dorong Pemerataan Pendidikan dan Penguatan Sekolah Swasta

by Syaiful Adha
Kamis, 24 September 2026 06:48
0

KOTA TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID — Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Deden Deni, menerima penghargaan Radar Banten...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.