PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang meraih penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri setelah berhasil menyabet prestasi juara harapan II lomba desa dan kelurahan tingkat nasional.
Penghargaan diberikan berdasarkan keputusan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia, Pasal 112 ayat (1) dan pasal 113 huruf g Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa atas prestasi ditorehkan Desa Bandung Kabupaten Pandeglang.
Bupati Pandeglang Irna Narulita mengucapkan, selamat kepada Desa Bandung, Kecamatan Banjar karena telah mengikuti lomba desa dan menyabet gelar juara harapan II tingkat nasional.
“Alhamdulilah, semoga meginspirasi, menjadi teladan untuk desa-desa lainnya. Dengan mengelola tata pemerintahan lebih baik lagi, lebih inspiratif, seperti Desa Bandung,” katanya, Kamis (24/11).
Irna berharap, prestasi yang ditorehkan oleh Desa Bandung dapat memotivasi desa-desa lainnya. Dalam mengelola tata pemerintahan lebih baik dan inspiratif.
“Ditunggu prestasi desa-desa lainnya. Dan selamat untuk Desa Bandung, kami bangga sekali,” katanya.
Kepala Desa Bandung, Wahyu Kusnadiharja mengucapkan, terima kasih kepada pihak terkait yang sudah memberikan dukungan kepada Pemerintah Desa Bandung sehingga dapat meraih juara dan menyumbangkan prestasi untuk Provinsi Banten dan Kabupaten Pandeglang ditingkat nasional.
“Lomba ini merupakan pekan inovasi desa di Kemendagri. Alhamdulillah desa Bandung Kecamatan Banjar berkat doa bersama maka Desa Bandung meraih juara harapan dua tingkat regional Jawa dan Bali atau tingkat nasional,” katanya.
Wahyu mengungkapkan, bahwa indikator penilaian itu ada tiga. Salah satunya bidang inovasi penyelenggaraan pemerintahan desa.
“Dan Desa Bandung meraih juara harapan II pada indikator penilaian bidang inovasi penyelenggaraan pemerintahan desa. Yang tentunya menerapkan pola digitalisasi diera 4.0, jadi penerapan teknologi informasi melalui digitalisasi adalah menjadikan salah satu indikator penilaian pada bidang penyelenggaraan pemerintahan desa,” katanya.
Inovasi Desa Bandung diantaranya, memiliki website layanan mandiri onlinem. Di mana masyarakat yang tidak bisa datang ke kantor desa bisa membuka langsung website Pemerintahan Desa Bandung.
“Lalu ada website Samak yaitu sistem absensi masuk kerja untuk para perangkat Desa Bandung. Itu juga sudah berbasis aplikasi dan juga ada aplikasi penilaian kepuasan dan masukan masyarakat terhadap pelayanan pemerintahan desa Bandung,” katanya.
Reporter : Purnama Irawan
Editor : Ahmad Lutfi










