LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Aksi bom bunuh diri seorang pria di Mapolsek Astana Anyar, Bandung, pagi tadi (7/12/2022), membuat Polres Lebak bersiaga.
Bom bunuh diri itu menyebabkan 1 anggota polisi meninggal dunia dan 8 anggota polisi serta seorang warga sipil terluka.
Pasca serangan bom bunuh diri pada jam 08.25 WIB itu, Polres Lebak langsung meningkatkan keamananan di Mapolres Lebak maupun Mapolsek jajaran.
Berdasarkan pantauan di Mapolsek Rangkasbitung, pintu masuk mapolsek dijaga oleh anggota polisi bersenjata lengkap. Mereka membawa senjata laras panjang dan mengenakan rompi anti peluru.
Kapolres Lebak AKBP Wiwin Setiawan mengatakan, setiap tamu yang hendak masuk ke markas polisi akan diperiksa untuk mencegah hal yang tidak diinginkan seperti di Mapolsek Astana Anyar.
“Dengan ada kejadian tersebut atensi dari pimpinan baik Polda dan Polres untuk memperketat pengamanan mako baik Polres dan pelayanan publik yang ada Polsek,” kata Kapolres Lebak.
Wiwin mengatakan, pelayanan di Polres dan Polsek tetap akan berjalan seperti biasa. Namun, pihaknya meminta kerja sama masyarakat untuk mengikuti SOP, yaitu pemeriksaan barang bawaan.
“Kita minta kerja sama semua pihak dalam menjaga kondusifitas daerah, harap laporkan kami jika mengetahui atau melihat potensi yang dapat mengganggu kondusifitas daerah,” ucapnya.
Kapolsek Rangkasbitung AKP Pipih Iwan Hermansyah mengatakan, pasca kejadian bom bunuh diri di Mapolsek Astana Anyar, pihaknya menyiagakan 6 personel untuk berjaga di Mapolsek.
“Ya, kita lebih diperketat. Keamanannya, masuk Mako Polsek harus diperiksa identitas dan barang bawaan,” pungkasnya. (*)
Reporter: Yusuf Permana
Editor: Agus Priwandono

