Romel mengungkapkan, adanya kegiatan silaturahmi tersebut dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat Banten khususnya para jawara. Perwira menengah TNI AD itu juga mengajak para jawara Banten untuk menjaga stabilitas keamanan.
“Semoga dengan adanya kegiatan silaturahmi antara Grup 1 Kopassus dengan Jawara Banten ini dapat memberikan dampak positif kepada masyarakat Banten khususnya para Jawara Banten untuk ikut serta dalam menjaga stabilitas keamanan di Wilayah Banten,” ungkap Romel.
Romel menjelaskan, jawara mempunyai akronim dari jagoan, wani atau pemberani dan ramah. Ia berharap, akronim tersebut diimplementasikan para jawara Banten dalam menjaga stabilitas keamanan. “Kata jawara merupakan akronim dari kata jagoan, wani atau berani dan ramah. Tentunya seluruh pendekar agar terus mengimplementasikan arti dari kata tersebut dalam kehidupan sehari-hari dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Banten,” kata Romel.
Sementara itu, Ketua Umum DPP Bandrong Banten Indonesia Syafrudin mengaku berterimakasih dengan Grup 1 Kopassus Kolonel Inf Romel Jangga Wardhana yang telah mempunyai kepedulian dengan seni budaya Banten. “Saya sangat berterima kasih kepada Komandan Grup 1 Kopassus dan kopassus,” ujar Syafrudin.
Syafrudin menuturkan, Banten lebih dikenal di pelosok penjuru dunia karena seni, budaya dan pencak silatnya. Seni budaya Banten tersebut kata dia harus dijaga oleh setiap generasi agar tidak hilang dimakan zaman.
“Pada dasarnya Banten punya warisan budaya yang begitu hebat akan seni beladiri. Kami siap untuk bersinergi dengan Grup 1 Kopassus,” tutur pria yang menjabat sebagai Wali Kota Serang tersebut. (*)
Reporter: Fahmi Sa’i
Editor: Abdul Rozak












