CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Aksi sekelompok remaja atau geng yang melukai masyarakat di Kota Cilegon beredar melalui media sosial Instagram.
Akun Info_Cilegon mengunggah informasi adanya laporan dari warganet terkait adanya kelompok remaja yang menyerang seseorang hingga alami luka parah di bagian gigi.
Dalam postingan itu, akun tersebut menampilkan tangkapan layar chat dari seseorang yang mengabarkan jika keponakannya diserang sekelompok orang yang diduga geng di Pondok Cilegon Indah (PCI).
Akibat penyerangan itu, korban alami luka parah di bagian mulut.
“Assalamu’alaikum min minta tolong di Cilegon di up lg untuk penjagaan di jam jam rawan semalam keponakan saya kena sama geng yg naik2 ke mobil truk sampe luka luka,” penggalan informasi yang tertuang dalam tangkapan layar yang di-posting oleh Info_Cilegon.
Dalam postingan itu juga, dijelaskan jika korban dikeroyok hingga tidak sadarkan diri.
“Sampe dijait gigi atas rontok semuanya gusinya hancur. Dimana hati nurani geng tersebut mencelakai orang tak bersalah kejadiannya di PCI jam 3 dini hari,” lanjut warganet memberikan informasi.
Dalam postingan yang sama pun disertakan foto korban namun bagian wajah disensor. Kemudian disertakan juga video kelompok remaja yang membawa senjata tajam.
Warganet pun beramai-ramai meminta akan geng tersebut ditindak oleh aparat hukum agar mereka jera dan tidak melakukan hal tersebut lagi.
“Tolong lah yang kek gini kalo dah keciduk gausah dibalikin ke orang tuanya, biarin di sel bertaun taun,” tulis agngm_di kolom komentar.
“Sepertinya sanksi sosial akan lebih membuat jera. Yok pa polisi, Cilegon diperketat lagi. Biar lebih aman,” tulis enieliebe.
Dikonfirmasi Radar Banten, Kasatreskrim Polres Cilegon AKP Mochamad Nandar mengaku sedang memastikan kebenaran informasi tersebut.
Menurutnya, pihak kepolisian sudah turun tangan dan kasus tersebut sedang diselidiki kebenarannya.
“Informasi yang beredar sedang diselidiki kebenarannya, karena beberapa informasi terbukti tidak benar atau hoax,” ujar Nandar, Senin 23 Januari 2023.
Nandar berharap masyarakat tetap tenang dan waspada untuk selalu mengawasi anak-anak remaja agar tidak terlibat dalam perkumpulan geng motor.(*)
Reporter: Bayu Mulyana
Editor: Agung S Pambudi











